alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di NTB Meningkat

MATARAM–NTB menjadi salah satu barometer sistem keuangan syariah di Indonesia berdasar Survei Nasional Literasi dan Keuangan 2019. Daerah ini menempati posisi ketiga dalam hal tingkat literasi, dan posisi keenam untuk inklusi (akses) keuangan syariah.

Tahun 2016 silam, Indeks lietrasi dan inklusi hanya berada di angka 5,1 persen dan 8,4 persen. Pada 2019 menjadi 22,05 persen dan 16,27 persen.

Kepala OJK NTB Farid Faletehan menuturkan, capaian ini tak lepas dari peran konversi Bank NTB menjadi Bank NTB Syariah. ”Prospek syariah bagus karena masyarakat NTB memang lebih tertarik pada keuangan syariah. Hadirnya Bank NTB Syariah membuat masyarakat makin paham sehingga kepercayaan terhadap bank syariah terus meningkat,” katanya.

Hal ini sejalan dengan jumlah aset bank syariah yang terus tumbuh 27,87 persen pada Juni 2020 menjadi Rp 14,88 triliun secara year on year (yoy). Begitupun dengan grafik Dana Pihak Ketiga (DPK) dan pembiayaan yang tumbuh 25,86 persen dan 15,22 persen (yoy) menjadi Rp 9,88 triliun dan Rp 8,71 triliun. Adapun Non Performing Financing (NPF) pembiayaan terjaga pada angka 1,81 persen atau turun 0,09 persen (yoy). ”Pertumbuhan Bank Umum Syariah (BUS) yang lebih tinggi dibanding wilayah Bali, Nusra dan Nasional adalah karena NTB didukung oleh satu BUS milik pemda, 11 cabang BUS dan tiga Bank Perkreditan Rakyar (BPR) Syariah,” jelasnya.

Tantangan bank syariah di NTB kata dia, harus bisa menyamakan posisi setara dengan bank konvensional lainnya. Terutama terkait pelayanan dan program yang diusung. Juga jumlah jaringan kantor harus lebih banyak. ”Terakhir, peningkatan sosialisasi. Karena saat ini masih banyak masyarakat yang belum teredukasi soal perbankan syariah. Baik dari kalangan umum, mahasiswa dan seluruh kalangan lainnya,” ujarnya.

Saat ini pihaknya melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), terus memperluas akses keuangan dan menghindarkan masyarakat dari rentenir. TPAKD Lombok Timur akan dikukuhkan Kamis (3/9) di Selong. Mengusung program unggulan Lotim Berkembang (Berantas Rentenir Melalui Kredit Tanpa Bunga), Bank BRI dan BNI nantinya menyalurkan KUR dengan subsidi bunga 100 persen. Ditambah Sosialiasi Program Melawan Rentenir Berbasis Masjid (Mawar Emas) akan dilakukan di Pulau Sumbawa yang juga dilaksanakan September mendatang. (eka/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks