alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

PT Pegadaian Komitmen Ubah Sampah Jadi Berkah Emas

MATARAM-Melalui program Zero Waste, Pemprov NTB terus mengajak masyarakat, untuk mengubah pola pikir terhadap sampah. Jangan lagi, menganggap sampah sebagai masalah atau bencana, tetapi harus dilihat menjadi berkah bila dikelola dengan baik. 

Hal tersebut ditekankan Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pada kegiatan The Gade Clean and Gold. Program “Memilah Sampah Menjadi Emas Menuju Baitullah”, di Bank Sampah Bintang Sejahtera, yang dicanangkan PT Pegadaian, sebagai bentuk dukungan pihak BUMN menyukseskan program Zero Waste.

“Saya bersyukur ya, BUMN Pegadaian terdepan dalam mendukung perjuangan kita untuk melindungi lingkungan,” ujarnya, kemarin (30/10). 

Dirinya mengapresiasi program tersebut. Sebab, dari langkah ini, akan menjadi motivasi dan menambah semangat masyarakat untuk mewujudkan NTB bebas sampah. Menjadikan sampah sebagai hal yang bermanfaat, bukan hanya membuat program dan kebijakan pemerintah berhasil, namun bisa membantu masyarakat mencapai tujuan dan menggapai mimpi ingin menunaikan rukun islam ke-5. 

“Menabung 3,5 gram emas dari hasil sampah, sudah bisa membuka jalan untuk menunaikan ibadah haji, ini akan meningkatkan semangat kita untuk mengumpulkan sampah,” kata dia.  

Untuk menyukseskan program ini, PT Pegadaian, Bank Sampah Bintang Sejahtera, dan masing-masing pemda harus berperan lebih luas. Khususnya membentuk Bank Sampah, minimal ada satu unit di setiap desa dan kelurahan. Bank Sampah juga diminta, tidak hanya menangani sampah plastik. Namun, mampu mengolah sampah organik menjadi pupuk dan pakan ternak. 

Rohmi mengakui, Pemprov NTB sangat ambisius terhadap program ini, karenanya kunci dari keberhasilan mewujudkan hal tersebut, harus mulai melakukan pemilahan sampah. 

“Bank Sampah harus terdepan dalam memilah sampah di tingkat masyarakat. Selain itu juga harus gencar melakukan kampanye pilah sampah dari rumah,” tandasnya

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VII Bali-Nusra Nuril Islamiah menjelaskan, program The Gade Clean and Gold adalah wujud nyata kepedulian Pegadaian melalui CSR terhadap lingkungan. Pegadaian tidak semata-mata mencari keuntungan secara finansial, tetapi ada tanggung jawab moral yang harus diutamakan. Yaitu secara ekologi dan sosial.

“Pegadaian memberikan kemanfaatan disamping secara bisnis, kami juga ada tanggung jawab sosial kemasyarakatan,” tegasnya. 

Dengan lebih fokus masuk ke Bank Sampah dan membangun mitra, pihaknya ingin terus melibatkan diri untuk mengatasi persoalan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Karena, dengan pola kumpul kemudian membuang, bukan sebuah solusi. Sebisa mungkin, sampah harus diubah menjadi sumber daya. 

“Bank Sampah kita beri dukungan, mereka-mereka yang peduli dulu, disamping kami juga melaksanakan edukasi ke masyarakat,” ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Pegadaian juga menyerahkan mobil operasional Bank Sampah kepada PT Bintang Sejahtera, dari dana CSR Bank Sampah sebesar Rp 250 juta, CSR peduli sarana prasarana media pembelajaran untuk PAUD “Kanak Mochtar” sebesar Rp 30 juta dan CSR sarana prasarana jalan dan gorong-gorong untuk Lingkungan Otak Desa Ampenan.

Nuril mengajak seluruh masyarakat Kota Mataram , peduli terhadap sampah. Dengan membawa lima kilogram sampah perhari ke Bank Sampah Bintang Sejahtera, dalam waktu lima bulan dengan mendapatkan emas seberat 3,5 gram, masyarakat bisa langsung mendapatkan jaminan berupa tabungan untuk berangkat ke Tanah Suci Mekkah.

“Ini bisa memacu semangat mereka untuk menyelesaikan tanggung jawab, dari memungut sampah, akhirnya dua manfaat yang didapat, kota bersih dan masyarakat ke tanah suci,” tandasnya. (yun)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.
Enable Notifications    Ok No thanks