LombokPost – Usaha kopi keliling kini tengah menjamur di seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), banyak anak muda yang menggeluti usaha ini.
Kebiasaan minum kopi yang kini menjadi tren, terutama di kawasan perkotaan membuat usaha kopi keliling menjadi pilihan usaha yang menjanjikan dengan pangsa pasar yang terjamin.
Untuk memulai usaha kopi keliling, diperlukan pengetahuan mengenai perhitungan biaya yang tepat agar usaha yang digeluti nantinya dapat berjalan dengan baik dan memberikan keuntungan yang besar.
Berikut perkiraan rincian biaya modal yang perlu dipertimbangkan ketika akan memulai usaha kopi keliling.
Peralatan dan Perlengkapan
Peralatan usaha kopi keliling dapat berupa gerobak atau sepeda motor yang dimodifikasi, dengan harga yang bervariasi tergantung pada kondisi (baru atau bekas), jenis (gerobak dorong, sepeda, motor), dan modifikasi lain yang diinginkan.
Untuk gerobak sederhana berupa box kecil dari kayu yang dietakkan di belakang sepeda motor, harganya mulai dari Rp 300 ribu. Sedangkan gerobak sepeda, sekitar Rp 5.800.000 - Rp 6.200.000 untuk full set atau custom.
Untuk gerobak motor, mulai dari Rp 250.000 (bekas) hingga jutaan rupiah tergantung modifikasi. Sepeda motor bekas untuk modifikasi, harganya bervariasi tergantung kondisi dan jenis motor.
Termos air panas dan es, harganya Sekitar Rp 100.000 - Rp 300.000 untuk ukuran besar. Sedangkan untuk alat seduh kopi berupa kopi saring/manual brew (V60, French Press), mulai dari Rp 100.000.
Gelas dan tutup sekali pakai, harganya diperkirakan antara Rp 50.000 - Rp 100.000 untuk stok awal (100 pcs).
Tempat penyimpanan bahan baku untuk kopi, gula, susu, dan lainnya, harganya sekitar Rp 50.000 - Rp 150.000. Sendok, sedotan, tisu, harganya sekitar Rp 30.000 untuk stok awal.
Baca Juga: Rachman: Mataram Car Drift Harus Bernuansa Lokal, Direncanakan di Eks Bandara Selaparang
Estimasi total biaya untuk peralatan dan perlengkapan sekitar Rp 580.000 - Rp 7.000.000++ (tergantung pilihan kendaraan dan alat seduh). Jika menggunakan motor bekas, tambahkan biaya pembelian motor.
Bahan Baku Awal
Bahan baku utama usaha bisnis kopi keliling di antaranya, kopi bubuk/biji kopiitu tergantung jenis dan kualitas. Perkiraan antara Rp 100.000 - Rp 300.000 untuk stok awal.
Niaya gula sekitar Rp 100.000 untuk 5 kilogram. Kemudian susu kental manis/krimmer sekitar Rp 75.000 - Rp 150.000 untuk beberapa kaleng/sachet. Air Mineral Galon sekitar Rp 50.000 - Rp 100.000 untuk beberapa galon awal.
Bahan tambahan seperti cokelat bubuk, sirup perasa, teh sachet, dan lainnya dapat disesuaikan dengan menu yang ingin dijual. Estimasi total bahan baku awal sekitar Rp 325.000 - Rp 750.000 tergantung variasi menu.
Lebih lanjut, dalam memulai usaha kopi keliling, ada beberapa hal yan penting untuk diperhatikan, seperti harga di Mataram bisa berbeda.
Sebab itu lakukan survei harga peralatan dan bahan baku di sekitar Anda. Kualitas bahan baku mempengaruhi harga jual dan keuntungan.
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan ketika memulai usaha kopi keliling, seperti jika modal terbatas, pertimbangkan gerobak sederhana atau sepeda terlebih dahulu.
Selain itu, manfaatkan termos atau peralatan lain yang masih bisa digunakan dan fokus pada kualitas kopi dan pelayanan. Hal iIni akan membantu Anda menarik dan mempertahankan pelanggan.
Lakukan pencatatan keuangan yang baik dengan memantau pemasukan dan pengeluaran untuk mengelola keuangan usaha Anda.
Dengan perencanaan yang matang, Anda bisa memulai usaha kopi keliling di Mataram sesuai dengan modal yang Anda miliki. Semoga berhasil! (Geumie)
Editor : Prihadi Zoldic