Sertifikat tersebut diserahkan Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Wamen UMKM Helvi Yuni Moraza, dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Dua UMKM NTB tersebut yakni Bebaloeng Masbagik dari Lombok Timur, dan CV Lombok Yhuan Anugerah dari Lombok Barat.
Ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendukung legalitas dan kualitas produk UMKM.
“Dua UMKM pangan olahan ini telah kami dampingi intensif,” ujar Kepala BBPOM Mataram Yosef Dwi Irwan.
Bursa Kerja UMKM 2025 digelar di Politeknik Pariwisata Lombok Tengah.
Kegiatan ini dihadiri 1.500 UMKM NTB, menjadi ajang ajang inspiratif untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha.
Rangkaian kegiatan yang padat dan bermanfaat menjadi daya tarik utama bursa ini.
Mulai dari festival kemudahan dan perlindungan usaha mikro, workshop perluasan keterlibatan UMKM dalam program MBG, hingga business matching kemitraan.
Ada juga workshop pemasaran digital berbasis AI.
Kemudian pameran UMKM KUR Naik Kelas yang menunjukkan produk-produk unggulan dari para pelaku usaha.
BBPOM Mataram sendiri terlibat dengan menyiapkan layanan perizinan dan edukasi.
Pihaknya membuka booth layanan informasi dan desk perizinan.
Fasilitas ini dirancang untuk mempermudah para pelaku usaha memahami detail proses perizinan di BPOM.
Dengan adanya layanan ini, diharapkan tidak ada lagi UMKM yang kesulitan mengurus legalitas produknya.
Tak hanya itu, BBPOM di Mataram juga dipercaya menjadi narasumber dalam bursa kerja ini.
Mereka memberikan materi tentang Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPPIRT).
Edukasi ini dinilainya sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran UMKM pangan olahan.
“Terutama mengenai standar keamanan dan mutu produk,” kata Yosef.
Pihaknya turut menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendampingi UMKM.
Pendampingan ini bertujuan memastikan produk yang dihasilkan aman dan bermutu, juga memiliki daya saing tinggi.
Melalui legalitas dan kualitas terjamin, produk-produk UMKM NTB diharapkan mampu menembus pasar lokal, nasional, bahkan global.
“Mari bersama-sama dorong UMKM NTB semakin tangguh, inovatif, berdaya saing, dan mendunia,” tandasnya.
Editor : Kimda Farida