Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bitcoin Rebound! Trump dan Xi Jinping Bikin Pasar Kripto Meledak Lagi

Alfian Yusni • Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:28 WIB
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin naik 2,13% dan kini bertengger di level 110.345 dolar AS atau sekitar Rp1,82 miliar. (istimewa)
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin naik 2,13% dan kini bertengger di level 110.345 dolar AS atau sekitar Rp1,82 miliar. (istimewa)

LombokPost - Setelah sempat terpuruk selama enam bulan terakhir, pasar kripto global akhirnya kembali menggeliat. Angin segar datang dari dunia politik.

Ya, Bitcoin (BTC) rebound usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi rencana pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di KTT APEC Seoul, Korea Selatan, pada 31 Oktober mendatang.

Sontak, kabar itu menyulut optimisme investor. Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin naik 2,13% dan kini bertengger di level 110.345 dolar AS atau sekitar Rp1,82 miliar. Tak hanya Bitcoin, seluruh pasar kripto ikut bergairah.

Di tengah euforia itu, harga Bitcoin (BTC) sempat menembus 110.822 dolar AS (Rp1,82 miliar). Altcoin utama bahkan melesat lebih tinggi.

Ethereum (ETH) naik 3,5% ke 3.989 dolar AS (Rp66,1 juta), sementara BNB juga menanjak ke 1.100 dolar AS (Rp18,2 juta).

Kenaikan ini jadi sinyal bahwa investor mulai percaya pada de-eskalasi ketegangan dagang AS–China. Pasar melihat peluang stabilitas, dan uang pun kembali mengalir ke aset berisiko seperti kripto.

Namun, yang menarik dan agak berbeda datang dari tanah air. Menurut Financial Expert Ajaib, Panji Yudha, pasar aset kripto Indonesia justru menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah gejolak global.

“Permintaan dalam negeri tetap solid. Data menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang kuartal ketiga,” ujar Panji.

Benar saja. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi kripto spot di Indonesia mencapai Rp136,31 triliun di Kuartal III 2025, naik 16% dibandingkan kuartal sebelumnya yang senilai Rp117,52 triliun.

Tak berhenti di situ, total nilai transaksi aset kripto (spot dan derivatif) selama Januari–September 2025 menembus Rp446,55 triliun.

 

Sementara jumlah pengguna aset kripto di Indonesia telah mencapai 18,08 juta orang per Agustus 2025.

Artinya, di saat dunia masih waswas oleh perang dagang, pasar kripto Indonesia justru menunjukkan wajah optimistis.

Investor domestik tampak semakin percaya diri menghadapi ketidakpastian global dan Bitcoin tetap jadi bintang utama di tengah drama geopolitik dunia. (***)

Editor : Alfian Yusni
#rebound #xi jinping #pasar kripto global #Donald Trump #bitcoin #Kripto