LombokPost-Pemerintah kabupaten (pemkab) Lombok Tengah terus menggencarkan promosi pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
Salah satu strategi yang dilakukan yakni, menghadirkan berbagai event budaya.
Kepala Dinas Pariwisata Loteng Lalu Sungkul, menegaskan bahwa promosi wisata tidak selalu harus dilakukan secara langsung.
Melalui event budaya, keindahan dan kekayaan budaya Lombok dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat.
“Promosi wisata itu tidak mesti seperti jual obat. Melalui event budaya ini, Lombok bisa diperkenalkan secara alami,” ujarnya, Senin (5/1).
Peran investor yang telah menanamkan modal di Lombok juga turut membantu promosi pariwisata daerah.
Usaha yang dijalankan para investor, termasuk keberadaan agen perjalanan wisata dengan berbagai paket liburan, ikut menarik minat wisatawan untuk berkunjung.
Selain itu, keberadaan Sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menjadi salah satu faktor utama meningkatnya jumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
“Sirkuit Mandalika menjadi pemantik datangnya wisatawan ke Lombok,” jelasnya.
Pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), KEK Mandalika, khususnya kawasan Sirkuit Mandalika, tercatat sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan.
Dampaknya, tingkat hunian hotel di kawasan tersebut mencapai angka maksimal.
“Memang daya tampung masih terbatas, tetapi dari total 3.300 kamar hotel yang ada, semuanya terisi penuh. Data ini berdasarkan Mandalika Hotel Association (MHA),” ungkap mantan Camat Pujut tersebut.
Dengan berbagai upaya promosi dan dukungan infrastruktur pariwisata, Gumi Tastura optimistis sektor pariwisata akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Sementara itu, Bintang salah satu pengunjung asal Jakarta Selatan mencoba CBR Experience di Sirkuit Internasional Mandalika.
Dia merasakan langsung pengalaman berkeliling sirkuit balap kelas dunia dengan mengendarai motor Honda CBR 250.
Program CBR Experience ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan “ridiang feel” layaknya pembalap di lintasan sepanjang 4,3 kilometer ini.
“Tim Motorsport MGPA juga telah menyiapkan standar perlengkapan berkendara, seperti wearpack, sarung tangan, helm, sepatu untuk menunjang keamanan dan kenyamanan serta tampilan ala pembalap,” singkatnya.
Editor : Kimda Farida