Penurunan ini terjadi sehari setelah emas Antam sempat memecahkan rekor baru di level Rp 2.805.000 per gram pada perdagangan periode kedua, Rabu (21/1). Meski turun, harga emas masih berada di level tinggi dan tetap menguntungkan bagi investor lama.
Mengacu pada laman resmi Logam Mulia Antam, emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram kini dijual Rp 1.445.000. Sementara emas ukuran 5 gram dibanderol Rp 13.725.000 dan ukuran 10 gram seharga Rp 27.395.000.
Untuk ukuran lebih besar, emas 25 gram dijual Rp 68.362.000, emas 50 gram Rp 136.645.000, dan emas 100 gram dibanderol Rp 273.212.000. Adapun emas ukuran 500 gram ditawarkan Rp 1.365.320.000, sedangkan ukuran terbesar 1.000 gram dibanderol Rp 2.730.600.000.
Tak hanya harga jual, nilai penjualan kembali (buyback) emas Antam juga turun Rp 15.000 menjadi Rp 2.635.000 per gram. Artinya, masyarakat yang ingin menjual emas batangan saat ini akan memperoleh harga tersebut per gram (belum termasuk pajak).
Meski mengalami koreksi, harga emas Antam saat ini masih memberikan keuntungan besar bagi pemilik emas lama. Terutama bagi mereka yang membeli emas pada akhir 2022.
Sebagai perbandingan, pada 26 November 2022 harga emas Antam masih berada di kisaran Rp 936.000 per gram. Jika seseorang membeli 5 gram emas saat itu dengan total harga Rp 4.680.000, maka jika dijual hari ini nilainya mencapai sekitar Rp 13.175.000.
Dengan demikian, keuntungan bersih yang diperoleh dari penjualan 5 gram emas Antam tersebut mencapai sekitar Rp 8.495.000 (belum termasuk pajak). Angka ini menunjukkan emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang menjanjikan dalam jangka menengah hingga panjang.
Editor : Marthadi