Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BI NTB Hadirkan 85 Titik Penukaran Uang Baru

Geumerie Ayu • Senin, 23 Februari 2026 | 16:54 WIB

PENUKARAN UANG: Salah satu petugas menyerahkan uang baru yang ditukarkan warga dalam kegiatan SERAMBI di Islamic Center, tahun lalu.
PENUKARAN UANG: Salah satu petugas menyerahkan uang baru yang ditukarkan warga dalam kegiatan SERAMBI di Islamic Center, tahun lalu.

LombokPost – Program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri) kembali hadir di NTB. Ini dihajatkan untuk memudahkan masyarakat mendapat pecahan uang baru.

Bank Indonesia (BI) NTB menggandeng pihak perbankan dengan menyediakan layanan penukaran di 85 titik strategis di seluruh wilayah NTB.

Kepala Perwakilan BI NTB Hario K Pamungkas menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan uang tunai Rp 3,3 triliun.

Untuk titik sebaran penukaran, distribusi layanan ini telah mempertimbangkan tantangan geografis dan cuaca.

Layanan penukaran di jaringan kantor bank serentak dilaksanakan pada dua periode utama. Di antaranya, pada 27 Februari 2026 dan 12 Maret 2026.

Bagi masyarakat Kota Mataram dan sekitarnya, BI NTB menggelar layanan penukaran terpusat di halaman parkir Islamic Center.

"Selain itu, kami juga mengoperasikan layanan kas keliling untuk menjangkau area 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) yang jauh dari akses perbankan," jelas Hario.

Langkah ini diambil guna memastikan distribusi Rupiah merata hingga ke pelosok. Sehingga masyarakat di daerah terpencil tetap bisa mendapatkan uang laik edar tanpa harus menempuh jarak jauh ke pusat kota.

Masyarakat yang ingin menukar uang diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui laman resmi pintar.bi.go.id. Hal ini untuk menghindari antrean mengular dan menjamin kenyamanan.

Proses pendaftaran dibagi dalam dua termin. Termin I pada 14-27 Februari 2026 dan Termin II pada 2-12 Maret 2026

Plh Sekda NTB Lalu Mohammad Faozal menegaskan pentingnya komitmen perbankan di 10 kabupaten/kota untuk menyukseskan program SERAMBI.

Ia juga mewanti-wanti masyarakat agar tidak terjebak pada praktik penukaran uang di pinggir jalan yang berisiko.

"Kami mengimbau masyarakat untuk bijak berbelanja dan gunakanlah layanan resmi ini demi keamanan. Hindari menukar uang di tempat-tempat ilegal yang berisiko mendapatkan uang palsu atau potongan jumlah yang tidak akurat," tegas Faozal.

Dengan adanya 85 titik layanan ini, dia berharap gejolak permintaan uang kartal selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H dapat terkelola dengan baik.

Editor : Pujo Nugroho
#bi ntb #Uang Baru #Serambi #penukaran uang baru