alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

ACS Group Launching Aruba Instant On di NTB

Dukung Perkembangan Pariwisata

MATARAM-ACS Group bersama Aruba dan Komunitas Profesional IT Lombok (PROFIT) melaunching Aruba Instant On untuk wilayah NTB. Ini sebagai salah satu bentuk dukungan perkembangan pariwisata di daerah ini. ”ACS Group, yakni PT Autojaya Idetech dan PT Solusi Periferal, memperkenalkan teknologi baru dari Aruba yang bernama Aruba Instant On,” kata Branch Manager ACS Group Bali-Nusra Anak Agung Ngurah Mahendra pada Lombok Post, Sabtu (5/10).

Pihaknya menghadirkan Aruba Instant On ini untuk memberikan solusi WiFi sederhana dan aman. Untuk wilayah NTB, ACS Group memfokuskan produk Aruba Instant On pada pemenuhan WIFI untuk perhotelan, restoran, pemerintah, dan umum. Sebab, sebagai daerah pariwisata, keamanan dan kenyamanan saat berselancar dengan WIFI merupakan syarat yang harus dipenuhi pebisnis sektor pariwisata di NTB dan juga pemerintahan. Apalagi banyak pelancong dan tamu-tamu instansi yang ingin berwisata dan bekerja dengan tetap bisa eksis di media sosial dan pekerjaan selama di NTB. Jadi sangat membutuhkan WIFI yang bekerja dengan mumpuni. Maka, Aruba Instant On dihadirkan untuk memberikan solusi yang dibutuhkan dalam mendapatkan akses di sektor pariwisata dan pemerintahan tersebut. ”Kami memang komitmen untuk menjadi IT Consultant dengan solusi dalam bidang IT di industry hospitality,” terangnya.

Menurutnya, teknologi baru ini sengaja diperkenalkan kepada profesional IT di Lombok (PROFIT) untuk semakin mengenal produk-produk yang dipasarkan ACS Group. Sehingga, dalam aktivitasnya di lapangan, para pofesional IT ini telah memiliki pilihan dalam menggunakan produk besutan ACS Group. Produk-produk yang dikeluarkan ACS Group memiliki keunggulan mulai dari adanya pelayanan after sale product hingga end of sale dan end of service yang lebih lama dibanding produk lain. ”Kami selalu melakukan pemilihan produk yang menunjang kebutuhan konsumen,” katanya.

ACS Group kini menyasar pasar NTB, selain memang melihat masih adanya peluang. Tentunya ini karena melihat perkembangan pariwisata yang cukup pesat di NTB. ”Kami ingin menjadi bagian berkembangnya pariwisata di daerah ini,” tambahnya.

Territory Manager HPE Aruba Karel Wijaya mengatakan kehadiran Aruba di Lombok untuk mendukung pariwisata yang berkembang di Negara ini. Apalagi NTB kini menjadi daerah pengembangan pariwisata yang cukup baik saat ini. ”Kami ingin bisa menghadirkan jaringan internet di sektor pariwisata daerah ini,” katanya.

Instant On memadukan teknologi Wi-Fi kelas bisnis dari Aruba dengan solusi yang sederhana, mudah diimplementasikan, dan menawarkan fleksibilitas sehingga bisa terus ditingkatkan kapasitasnya sesuai dengan kebutuhan bisnis. Aruba sendiri sebuah perusahaan Hewlett Packard Enterprise yang hadir dengan solusi jaringan nirkabel terbaru aman dan kuat. ”Solusi Aruba Instant On mudah diimplemantasikan, hemat biaya, dapat terus ditingkatkan kapasitasnya, dan yang pasti keamanannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Profesional IT Lombok (PROFIT) Pande Putu Ariangga menyambut baik kehadiran produk ini. Tentunya ini akan menjadi pilihan baru bagi insan professional IT yang ada di NTB. ”Karena sudah tidak dipungkiri kebutuhan akan Wifi kini sangat dicari,” tandasnya. (nur/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

BRI Dorong Loyalitas Nasabah dan Pengembangan UMKM

Acara Panen Hadiah Simpedes BRI kembali digelar untuk masyarat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.
Enable Notifications.    Ok No thanks