alexametrics
Jumat, 29 Mei 2020
Jumat, 29 Mei 2020

BRI Launching Aplikasi Junio Smart di SMPN 2 Mataram

Management System Pendidikan Untuk Sekolah

MATARAM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Kantor Cabang Mataram melaunching Aplikasi Junio Smart di SMPN 2 Mataram. Aplikasi ini merupakan management sistem pengelolaan sekolah yang dikembangkan langsung BRI. ”BRI-SMPN 2 Mataram bekerja sama mengaplikasikan Junio Smart berbasis aplikasi smartphone yang terintegrasi antara sekolah, siswa, dan orang tua,” kata Pemimpin Cabang BRI Kanca Mataram Dwi Hendro Susatyo pada Lombok Post di SMPN 2 Mataram, Sabtu (5/10).

Dijelaskan BRI terus melakukan terobosan dan inovasi dalam kaitannya memperkuat layanan digital banking yang dimiliki. Diantaranya dengan BRI menciptakan aplikasi Junio Smart untuk memperkuat ekosistem pendidikan. Junio Smart merupakan platform edukasi terintegrasi yang ditujukan kepada sekolah, sehingga pengelolaan akademik dan administrasi sekolah menjadi lebih cepat, tepat dan akurat. Melalui aplikasi Junio Smart, sekolah lebih mudah dalam mengelola keuangan, kegiatan akademik dan mengirimkan informasi kesiswaan kepada orang tua siswa melalui web dan aplikasi. Disisi lain, keikutsertaan orang tua dalam memantau perkembangan akademis anaknya semakin meningkat. Serta siswa lebih cepat dan mudah untuk mendapatkan informasi akademik maupun kegiatan sekolah dengan aplikasi ini. ”Melalui aplikasi ini semua aktivitas siswa di sekolah dengan mudahnya dapat dipantau langsung orang tua lewat gadget,” imbuhnya.

Sekolah yang ingin memanfaatkan aplikasi BRI Junio Smart ini caranya sangat mudah, hanya dengan membuka rekening Giro BRI. Kemudian log in melalui website https://junio-smart.id/. Sementara untuk orang tua dan siswa dapat mengunduh di Play Store dan App Store dengan kata kunci Junio Smart.

BRI akan terus memperluas kerja sama Junio Smart dengan sekolah-sekolah di NTB. Tujuannya untuk membangun sebuah ekosistem pendidikan yang terintegrasi. Melalui Junio Smart, BRI semakin meningkatkan layanan perbankan khususnya dalam menyediakan produk maupun jasa perbankan untuk institusi Pendidikan. Sehingga membangun budaya menabung sejak dini untuk para siswa. ”Melalui ini kami ingin mengajarkan pada anak jangan hidup boros, harus rajin menabung. Jadi mulai bisa menyiapkan untuk masa depannya dengan menabung,” imbuhnya.

Pihak BRI ingin dengan ada kerja sama ini akan semakin banyak pengguna aplikasi Junio Smart. Jadi SMPN 2 Mataram bisa menjadi percontohan di NTB karena mengelola sistem pendidikan sekolah dengan baik, cepat, dan mudah. ”Kedepan kami ingin terus mengembangkan ini semua di NTB. Jadi bisa membantu pengelolaan sistem pendidikan,” ujarnya.

Kegiatan launching diisi dengan berbagai kegiatan untuk memeriahkan. Diantaranya sosialisasi bahaya narkoba dari BNN, bazar yang dilaksanakan masing-masing kelas, penampilan kreativitas siswa, pembagian reward-reward untuk siswa. Termasuk mengenalkan pengelolaan bank mini yang ada di sekolah.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Mataram  M Nazuhi mengatakan kerja sama ini cukup baik. Apalagi ini akan sangat membantu sistem pendidikan di sekolah lebih teringtegrasi lagi dengan sekolah, siswa, dan orang tua. ”Kami di sekolah dengan ada kemitraan ini merupakan support dari BUMN untuk bersama-sama mengembangkan sekolah,” katanya.

Tentunya ini upaya meningkatkan mutu pendidikan sekolah. Ini juga telah langsung mengedukasi anak-anak dalam pengelolaan finansial dan pendidikannya. ”Harapan ini dapat terus berlanjut di kemudian hari,” tandasnya. (nur/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gubernur NTB Tutup Bandara 1 Juni, Dishub : Tak Ditutup, Hanya Dibatasi!

MATARAM-Penutupan Bandara Internasional Lombok (BIL) yang diwacanakan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah tak jadi kenyataan. “Tidak ada penutupan bandara, hanya pembatasan penumpang. Itu hanya salah...

Di Lombok Tengah, Korona Menyebar di Sembilan Kecamatan

PRAYA-Seluruh desa harus memperketat penjagaan wilayahnya masing-masing. Hingga Kamis (28/5) jumlah kasus positif korona di Lombok Tengah menjadi 41 orang. 23 diantaranya telah sembuh. ”Covid-19...

Tiga Pegawai PLTU Jeranjang Lombok Barat Positif Korona

GIRI MENANG-Klaster baru sebaran virus Korona muncul di Lombok Barat (Lobar). Tepatnya di PLTU Jeranjang,  Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. "Karena memang warga yang positif...

Wakil Direktur RSUD Kota Mataram Positif Terjangkit Korona

MATARAM-Tenaga kesehatan (nakes) harus secara ketat menjalankan protokol pencegahan Covid-19. Bukan saja ketika bekerja di rumah sakit. Tapi juga ketika pulang ke rumah. ”Jangan diremehkan....

Kamis 28 Mei, Korona NTB Hampir 600 Kasus, Siapkah Hadapi New Normal?

MATARAM—Ditengah upaya pemerintah memperkenalkan konsep new normal kasus positif korona di NTB  justru  belum menujukkan tanda-tanda penurunan. Kamis (28/5) pemprov NTB kembali mengumumkan adanya...

Penularan Korona Terhadap Anak di NTB, Kasus Terbanyak di Mataram

MATARAM-Kasus positif Covid-19 yang menimpa anak-anak kian mengkhawatirkan. Dari total 78 kasus di seluruh kabupaten kota di NTB, Kota Mataram menyumbang sekitar  30 kasus....

Paling Sering Dibaca

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

Mulai 1 Juni, Masuk ke Malaysia Dikenai Biaya Karantina Rp 7 Juta

JAKARTA--Dampak pandemi Covid-19, Malaysia memberlakukan aturan ketat. Semua orang yang memasuki Malaysia harus menanggung biaya karantina wajib dan menandatangani surat setuju untuk membayar. Tentunya...

67 Tenaga Medis NTB Positif Tertular Korona, Kasus Covid 19 Naik Jadi 537 Orang

MATARAM—Jumlah tenaga medis di NTB yang tertular virus korona.  Mereka tersebar di enam rumah sakit dan satu puskesmas di NTB. “67 tenaga kesehatan kita yang...

74 Anak-anak di NTB Positif Korona, Sebagian Besar Tertular dari Keluarga Dekat

MATARAM—Jumlah anak-anak di NTB tertular Covid 19 terus meningkat. Minggu (24/5) Dikominfotik NTB mencatat 72 anak-anak tertular Covid 19. Rinciannya 24 balita dan 48...

Di Tingkat Banding, Mantan Kadispar Lombok Barat Dihukum Lebih Berat

MATARAM-Mantan Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat (Lobar) Ispan Junaidi  bakal tinggal lebih lama dipenjara. Hakim banding yang diketuai I Dewa Made Alit Darma dan hakim...