alexametrics
Kamis, 4 Juni 2020
Kamis, 4 Juni 2020

BRI Gelar Business Gathering Dengan PJTKI

Apjati NTB Sambut Baik Kerja Sama di BRI

MATARAM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Kantor Cabang Mataram menggelar Business Gathering bersama berbagai pengurus Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) se-Pulau Lombok di Hotel Aston Inn, kemarin (7/10). Kegiatan ini sebagai upaya dalam mempererat tali silaturahmi dan kemitraan antara BRI dan PJTKI di NTB. ”Tujuan bertemu dengan asosiasi menjembatani PJTKI karena adanya aturan baru dalam pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) keluar negeri,” kata Pemimpin Cabang BRI Kanca Mataram Dwi Hendro Susatyo pada Lombok Post.

Ia menerangkan, BRI berusaha masuk membantu melalui skema pembiayaan kepada perusahaan dan PMI langsung. Salah satunya pembiayaan ke PMI langsung melalui program KUR TKI yang digalakkan pemerintah. ”Untuk persiapan pemberangkatan PMI ini bisa menggunakan KUR TKI yang pembiayaannya Rp 25 juta,” jelasnya.

Dalam hal ini, BRI berusaha memberikan yang terbaik kepada perusahaan dan PMI. Ini perlu agar semua tidak ada kekhawatiran tidak bisa memberangkatkan pekerja ke luar negeri. ”Mudah-mudahan kami bisa masuk melalui itu untuk membantu perusahaan dan PMI. Jadi tidak akan pusing lagi dengan pembiayaan tersebut,” tambahnya.

Menurutnya dengan ada kerja sama ini akan meningkatkan sinergi BRI dengan perusahaan maupun dengan PMI. Kedepan dengan adanya MoU maka akan ada penjaminan pinjaman PMI bisa lunas melalui perusahaan. Karena dengan ada kerja sama, maka semua akan dilaksanakan by sistem, dimana gaji PMI yang disalurkan ke perusahaan akan bisa langsung autodebet ke BRI. ”Fasilitas yang kami akan siapkan KUR TKI, medical chek up PMI, dan pembekalan PMI saat berangkat. Pembekalan ini perlu agar kebutuhan lainnya seperti asuransi, dana pensiun bisa dipenuhi PMI sebelum mulai kerja di luar negeri,” tambahnya.

Dalam kegiatan business gathering yang digelar ini berbagai keunggulan fasilitas yang disiapkan BRI untuk menunjang PMI di luar negeri ditampilkan. Ini untuk semakin meyakinkan, fasilitas yang ada di BRI sangat memadai dalam pengelolaan pembiayaan untuk PMI. Bahkan dilakukan tele-conference system layanan bagi pekerja Indonesia yang ada di luar negeri. Karena semua layanan telah terintegrasi by sytem dan berbasis online.

Sementara itu Ketua Apjati NTB Muhammadun mengatakan menyambut baik kerja sama PJTKI dengan BRI Kanca Mataram. Ini tentunya akan membantu perusahaan lebih mudah lagi dalam pengiriman tenaga kerja ke luar negeri. ”Dengan adanya kerja sama ini akan mengurangi kesulitan PJTKI dalam urusan perbankan,” katanya.

Ia mengatakan dengan BRI memback-up dan membantu perusahaan juga tenaga kerja bisa memangkas kesulitan selama ini bersama perbankan. Dengan ada kerja sama ini, semua akan dipermudah oleh BRI dari cost biaya keberangkatan tenaga kerja tersebut. Apalagi dengan tingginya cost biaya yang harus disiapkan tenaga kerja. Termasuk adanya aturan baru yang mengharuskan pembiayaan melalui salah satu bank dengan dana KUR TKI. Aturannya seperti itu sekarang, yang bertujuan untuk bisa dibukanya Surat Izin Pengerahan (SIP). Kalau tidak ada kerja sama dengan bank, maka otomatis tidak bisa memberangkatkan tenaga kerja keluar negeri. ”Jadi kami sangat merespon positif kerja sama ini. Karena ini syarat mutlaknya harus ada Surat Perjanjian Kerja (SPK) antara  perusahaan TKI dan perbankan,” tuturnya.

Dimana dengan mulai dibukanya kran pengiriman tenaga kerja ke Timur Tengah, maka akan dibutuhkan biaya yang cukup besar. Jadi dengan ada kerja sama ini, maka BRI sangat siap mensupport semuanya. ”Kerja sama PJTKI dan BRI ini akan sangat membantu,” tandasnya. (nur/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Susah Tertib, Pengaturan Jam Operasional Pasar di Mataram Tak Mempan

MATARAM-Pembatasan jam operasi pasar tradisional tidak mempan. Tradisi pasar yang sudah ramai usai Salat Subuh tidak bisa dihilangkan. “Ini sesuai dengan pemahaman agama. Rezeki ada...

Gempa 6,0 SR Guncang Perairan Utara NTB, Tidak Berpotensi Tsunami

MATARAM—Gempa tektonik terasa hingga ke Mataram, Rabu (3/6) malam sekitar pukul 23.54 WITA. Guncangan terasa beberapa detik sebelum “lindur” ini berlalu. Laman BMKG melansir gempa...

Abaikan Lonjakan Korona, Pemkot Mataram Mulai Buka Pusat Perbelanjaan

MATARAM-Lonjakan kasus positif korona pasca libur lebaran tak menyurutkan langkah Pemkot Mataram bersiap memasuki new normal. Pembatasan operasional fasilitas publik mulai dilonggarkan.  Kini, masyarakat...

Cuaca Buruk, BPBD Mataram Terjunkan 20 Personel Awasi Pesisir Pantai

MATARAM-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram terus meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gelombang tinggi di kawasan pesisir pantai. “Kita terjunkan 20 personel memantau...

Bersiap “New Normal” Korona NTB Malah Tembus 705 Kasus, 388 Masih Dirawat, 18 Meninggal

MATARAM—Saat sejumlah daerah di Indonesia bersiap memasuki masa new normal kasus positif korona di NTB justru terus bertambah. Rabu (3/6) Pemprov NTB mengumumkan 20...

Jamaah Gagal Berangkat, Sebagian Dana Haji Bakal Dipakai untuk Penguatan Rupiah

JAKARTA--Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menuturkan, pihaknya menyimpan uang USD 600 juta atau Rp 8,86 triliun untuk penyelenggaraan haji 2020. Hingga...

Paling Sering Dibaca

11 Dokter Spesialis dan 19 Perawat RSUD Praya Positif Korona, Layanan Umum Ditutup Sementara

MATARAM-Jumlah tenaga kesehatan yang positif terinfeksi korona terus bertambah di NTB. Bahkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Lombok Tengah, sebanyak 11 dokter...

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

Direktur RSUD Mataram Dorong Masjid dan Mall Dibuka, Warga Bahagia Bisa Lawan Korona

MATARAM— Di tengah meningkatnya penyebaran virus korona Direktur RSUD Kota Mataram dr Lalu Herman Mahaputra justru meminta sejumlah aktivitas publik tetap dibuka seperti biasa. Ketika...

13 Pasien Korona di NTB Meninggal, Sebagian Besar Memiliki Penyakit Bawaan

MATARAM-Jumlah pasien positif Covid-19 meninggal dunia terus bertambah. Bila sebelumnya angka kematian cukup lama  bertahan di angka tujuh kasus, kini bertambah hampir dua kali...

Bayi Enam Hari di Lobar Positif Korona : Dokter Bingung, Ibu-Bapaknya Negatif

GIRI MENANG-Bayi berusia enam hari asal Desa Merembu Kecamatan Labuapi dinyatakan positif Korona atau Covid-19. "Memang betul, kami terima informasinya kemarin (bayi positif Korona),"...