alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Dukung Eva Yolanda di LIDA 2020, Warga Lotim Nobar Hingga Galang Dana

Eva Yolanda, gadis berusia 16 tahun yang merupakan duta NTB di Liga Dangdut Indonesia 2020 ternyata adalah seorang putri peserta PKH di Lotim. Pantas saja, semua SDM PKH Lotim bergerak bersama mendukungnya jadi juara.

 

Fatih Kudus Jaelani, Lombok Timur

 

Ribuan warga Desa Pringgasela berteriak saat Korkab PKH Lotim Saparudin menyebut nama Eva Yolanda. Pagi jelang siang itu, di lapangan umum Pringgasela, Saparudin meminta masyarakat memberi dukungan padanya.

 

Tak banyak yang tahu jika Eva yang berasal dari Desa Lando, Kecamatan Terara itu merupakan putri dari keluarga penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). “Malam Senin nanti, (kemarin malam) Eva akan tampil untuk maju ke babak 22 besar,” kata Saparudin disambut tepuk tangan warga.

Kata Saparudin, itulah mengapa SDM PKH Lotim sangat getol mendukung Eva. Tidak hanya ia dari Lotim, tapi juga karena ia merupakan bagian dari keluarga besar PKH Lotim. Hal ini menunjukkan salah satu bukti keunggulan PKH.

Saat itu, Suhaili yang ditunjuk sebagai bendahara kemenangan Eva Yolanda maju ke atas panggung membawa sebuah kardus. Kardus itu langsung diisi oleh Kadinsos Lotim H Ahmad. Tak butuh waktu lama, kardus itu dengan cepat dipenuhi oleh rupiah.

Selain mendukung dengan dana, pihaknya juga melakukan nobar. Setiap kali tampil, nobar selalu dilaksanakan di pendopo wakil bupati Lotim. Kemudian ada juga di Rarang.

Ia berharap Eva bisa menjadi juara LIDA 2020. Nantinya, jika Eva melaju ke lima besar saja, ia akan bersurat ke Kemensos. Dengan harapan para petinggi di sana bisa ikut memberikan dukungan. “Kalau masuk lima besar saja, kita berharap orang tua Eva melakukan graduasi mandiri,” jelasnya. (r5/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks