alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Ngabuburit di Kolam Pemancingan RTH Giong Siu Babakan Mataram

Ini baru kreatif. Untuk mengisi waktu jelang berbuka puasa dengan kegiatan positif, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bahana Lestari Babakan, Kecamatan Sandubaya, Mataram, mengadakan kegiatan Mancing Murah Ramadan. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Giong Siu.

———————————————-

POKDARWIS Bahana Lestari di Kelurahan Babakan membuktikan upaya sungguh-sungguh pasti membuahkan hasil. Bertekad membangkitkan geliat pariwisata di kelurahan, sejumlah anggota Pokdarwis memutar otak memikirkan cara untuk menarik kunjungan wsiatawan. Mereka ingin memanfaatkan keberadaan RTH Giong Siu yang ada di Babakan agar tidak mubazir.

“Akhirnya setelah meminta izin mengelola RTH ke Dinas LH, September 2020 lalu kami mulai menata lahan semak belukar yang dipenuhi ular dan hewan liar. Lahan seluas 1,2 hektare milik Pemkot Mataram kami bersihkan bersama anggota Pokdarwis lainnya,” terang Humas Pokdarwis Bahana Lestari Ahmad Zuhdi kepada Lombok Post.

Lokasinya berada di Lingkungan Babakan Kebon, Kelurahan Babakan. Persis berada di perbatasan Kota Mataram dengan Lombok Barat. Perbatasan itu ditandai dengan keberadaan sungai yang melintas di Kelurahan Babakan dan Desa Bengkel, Lombok Barat.

Zuhdi mengatakan, pihaknya di Pokdarwis Bahana Lestari sangat ingin ada wisatawan yang datang ke Babakan memanfaatkan daya tarik RTH ini. Akhirnya mereka mulai dengan membuat jembatan pergola sebagai lokasi spot wisata selfie. Kemudian ditata lagi dengan berinisiatif membuat kolam pemancinganikan di area RTH.

“Bibit ikan kami minta bantuan hibah dari Dinas Pariwisata, Pemerintah Kelurahan, hingga donatur lainnya,” tuturnya.

Akhirnya, jadilah RTH yang semula terkesan tak terurus menjadi salah satu destinasi wisata pemancingan yang digandrungi warga lokal. Setelah ikan dirasa cukup besar dan siap panen, para pengurus Pokdarwis sepakat membuka kolam pemancingan untuk umum. Dengan prioritas warga Kelurahan Babakan dan Kota Mataram.

“Kami buka hari Rabu 14 April awal Bulan Puasa lalu. Tinggal bawa pancing dan umpan saja dan semua boleh datang,” kata Zuhdi.

Tersedia dua buah kolam berukuran besar sekitar 50×20 meter dengan beberapa jenis ikan di dalamnya. Mulai dari ikan nila, mujair, hingga ikan karper. “Hasil pancingan bisa dibawa pulang. Per kilogram kami jual hanya Rp 15 ribu. Mungkin ini yang termurah tempat pemancingan,” ujar Zuhdi tersenyum.

Harga ini diberikan atas pertimbangan karena kondisi ekonomi masyarakat yang sulit di tengah pandemi. Sehingga, Pokdarwis berharap warga yang datang memancing ke lokasi ini bisa pulang membawa ikan dengan harga yang terjangkau. “Hitung-hitung sambil ngabuburit,” jelasnya.

Lokasi pemancingan di RTH Giong Siu ini memiliki suasana asri dan rindang. Sehingga pengunjung dibuat nyaman datang mancing ke sini. Waktu berpuasa pun tidak terasa hingga jelang berbuka.

“Kami mulai buka kolam pemancingan ini mulai pukul 15.00 Wita sampai jelang buka puasa. Kami juga membagikan takjil gratis bagi pemancing. Kebetulan ada donatur dari anggota pokdarwis,” tandasnya. (hamdani wathoni/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks