alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Cerita Selamet Riadi Gazali, Warga Selong yang Sembuh dari Korona (1) : Selalu Fit Selama di Rumah Sakit

Selamet Riadi Gazali adalah satu dari enam pasien positif Covid-19 yang dipulangkan Selasa (28/4). Namanya banyak dibicarakan karena merupakan klaster Gowa. Kepada Lombok Post, ia dengan senang hati menceritakan pengalamannya selama berjuang melawan virus korona di dalam tubuhnya.

 

Fatih Kudus Jaelani, Lombok Timur

 

Kepala Lingkungan Seruni Mujahidin siang itu bersiap menunggu kepulangan warganya. Bersama camat Selong, babinsa dan polmas, ia duduk. Menanti seseorang yang telah membuat lingkungannya jadi viral di media sosial.

Di tangan Mujahidin terdapat dua bungkus masker kain. Mungkin ia ingin menghadiahkan sebanyak-banyaknya masker itu untuk warganya yang bernama Selamet Riadi Gazali.

Ya, Riadi adalah warga lingkungan Seruni, Kelurahan Selong, Kecamatan Selong yang dinyatakan positif terpapar virus korona pada awal April lalu. “Kalau dihitung-hitung, sudah 20 hari dia dirawat,” kata Mujahidin.

Tak lama kemudian, sebuah mobil ambulans puskesmas Selong tiba di depan gang RT 04 lingkungan Seruni. Itulah mobil yang menjemputnya ke rumah sakit dulu. Seperti saat dijemput, kondisi Riadi terlihat sama saat kembali. Ia bugar. Masih ada sisa batuk. Tapi ringan. Tak berdahak.

“Sudah diswab dua kali dan negatif,” katanya memastikan pada penulis koran ini mengenai kondisi terkininya.

Di rumahnya, ia disambut hangat istri dan anaknya. Begitu juga saudara-saudaranya. Tentangganya juga keluar. Memastikan Riadi dalam kondisi baik. Ia sudah sembuh. Sudah bebas dari Covid-19.

Selama di rumah sakit, ia mengatakan tidak pernah sampai dipasangkan alat bantu pernapasan. “Alhamdulillah, karena saya selalu memperkuat imun dengan meminum suplemen dan vitamin C,” terangnya.

Di rumah sakit sendiri, obat-obatan yang diberikan tim medis katanya tidak banyak. Justru lebih banyak suplemen dan vitamin C. Juga suplemen herbal khusus yang dikonsumsinya.

Selama dirawat, ia juga banyak dihubungi teman-temannya. Alhamdulillah, di dalam saya tetap bisa berkomunikasi dan mendapat semangat untuk segera sembuh dari teman-teman.

Ia tersenyum lebar. Kini ia sudah bisa berbuka puasa dengan keluarga. (bersambung/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks