LombokPost-Pantai Pondok Kerakat di Desa Pohgading Timur, Lombok Timur (Lotim) merupakan salah satu destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Selain sebagai tempat wisata, pasir pantai ini juga dipercaya sebagai tempat terapi untuk mengobati berbagai penyakit seperti rematik, hingga stroke. Berikut ulasannya.
------------------------
Sejak pagi Pantai Pondok Kerakat sudah dipenuhi wisatawan. Pantai ini tergolong destinasi yang tidak pernah sepi dikunjungi, meski bukan di masa liburan.
Sepanjang bibir pantai, payung-payung dengan berbagai warna berjejeran.
Digunakan untuk berteduh oleh pengunjung yang sedang melakukan terapi kesehatan dengan pasir besi.
Salah seorang pengunjung asal Masbagik Baiq Ramlah menceritakan, hampir setiap Minggu pagi dirinya selalu datang ke tempat itu, bersama keluarga.
”Pagi jam 07.00 Wita kami sudah di sini. Kalau tidak (hari) Minggu pagi, biasa saya datang pada sore hari,” terangnya.
Para pengunjung yang datang ke tempat itu akan menggali pasir pantai sedalam setengah meter.
Kemudian mereka akan mengubur setengah badannya untuk merasakan sensasi panasnya pasir besi di Pantai Pondok Kerakat, sambil menikmati keindahan pantai.
Cara ini dilakukan, sebagai terapi untuk menghilangkan berbagai penyakit yang dialami.
Butiran pasir besi di pantai ini dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit terutama stroke dan rematik.
Meski belum diakui secara medis, tapi panasnya butiran pasir besi ini dinilai ampuh sebagai terapi kesehatan.
”Awalnya saya sakit kaki dan pinggang. Tetapi setelah rutin melakukan terapi ini, sakitnya sudah mulai agak sembuh. Sekarang tidak terlalu sakit,” bebernya.
Ia mengaku, manfaat terapi pasir besi ini betul-betul dirasakan.
Sebelum terapi kakinya kerap sakit. Bahkan dalam seminggu itu hampir setiap hari selalu datang sakitnya.
Namun sejak mulai melakukan terapi, sakit itu mulai jarang dirasakan.
”Makanya kami bersama keluarga dan teman-teman selalu datang bersama-sama. Ini kita satu mobil yang datang,” tandasnya.
Pengunjung lainnya, Fendi menuturkan awalnya dirinya tidak bisa berjalan lantaran menderita stroke. Berbagai pengobatan medis telah dilakukan.
Bahkan ia juga rutin bolak balik ke dokter dan melakukan berbagi terapi, namun penyakitnya tidak kunjung sembuh.
”Setelah mencoba terapi pasir besi ini, Alhamdulillah saya bisa jalan dan tubuh terasa lebih ringan,” ungkapnya .
Kata dia, terapi pasir besi ini hampir sudah setahun dilakukan.
Bahkan ia bersama teman-teman sesama penderita stroke membangun tenda semi permanen di bibir pantai.
Mengingat dirinya hampir setiap hari datang ke tempat itu untuk melakukan terapi.
Masyarakat yang datang tetapi tidak hanya dari Lotim saja, namun juga dari berbagai daerah. Cerita pasir Pantai Pondok Kerakat tersebar ke berbagai daerah.
Tidak heran jika tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.
”Hampir tidak pernah sepi tempat ini, apa lagi hari Minggu sangat ramai. Hampir orang-orang yang ke tempat ini tujuannya untuk berobat seperti saya ini,” tandasnya (*/r11)
Editor : Kimda Farida