alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

15 Tahun Warga Gili Gede Kesulitan Air

GIRI MENANG-Pembangunan di Lombok Barat (Lobar) masih mengalami ketimpangan. Itu terungkap dalam kegiatan jumpa bareng Gubernur dan Wakil Gubernur NTB di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar Jumat kemarin (1/3). Salah seorang warga Desa Gili Gede Indah mengaku kepada gubernur 15 tahun warga yang tinggal di tempat tersebut belum mendapatkan akses air bersih.

“Untuk kebutuhan sehari-hari warga kami membeli menggunakan tandon air. Harganya Rp 150 ribu untuk 1.100 liter,” terang Abu Bakar kemarin (1/3).

Air didapatkan dari sumur yang ada di wilayah Desa Sekotong Barat. Warga yang memiliki perahu mengambil air menggunakan tendon kemudian menjualnya kepada warga yang sanggup membayar. Mau tidak mau, dikatakan Abu Bakar warga terpaksa membeli air meski dengan perekonomian terbatas. “Karena kalau nggak beli nggak ada yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” cetusnya.

Ironisnya, untuk pasokan sejumlah vila di wilayah Gili Gede, justru air tersedia. Karena salah seorang pemilik vila dari Italia dituturkan oleh Abu Bakar mengambil sumber air dari wilayah Sekotong kemudian dialirkan melalui pipa bawah laut. Sayangnya itu hanya untuk kepentingan pribadi dan tamu yang menginap di vila tersebut.

“Kalau vila itu bisa, kami berpikir kenapa pemerintah tidak bisa mengalirkan air untuk kami yang tinggal di Gili Gede,” sesalnya.

“Terus terang kondisi saat ini kami masih kesulitan air untuk masak maupun mandi. Kalau mau mandi junub, kami nyebur ke laut,” sambungnya.

Abu Bakar mengaku pernah ada bantuan alat penyulingan air laut menjadi air tawar. Namun alat tersebut tidak maksimal karena saat itu dioperasikan menggunakan bahan bakar minyak. Karena saat itu masih belum ada listrik yang masuk desa ini.

Sehingga, ,elalui kegiatan jumpa Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalillah, Abu Bakar mewakili warga Gili Gede akhirnya meluapkan keluhan dan masalah yang dihadapinya.

Menanggapi ini, Gubernur NTB Zulkieflimanysah mengaku dirinya memang pernah berkunjung ke Desa Gili Gede Indah. Ia menilai desa yang terdiri dari pulau kecil di wilayah Kecamatan Sekotong ini sebagai tempat yang indah. “Cuma masalahnya adalah air bersih dan listrik. Listrik sudah selesai sekarang masalah air. Solusinya adalah penyulingan air laut menjadi air tawar,” ucapnya.

Namun demikian, Bang Zul, sapaanya mengaku jika mengandalkan penyulingan ketersediaan air bersih memang akan terbatas. Sehingga, ia bersama pemerintah kabupaten mengaku akan berkoordinasi memanfaatkan sumber air yang ada di Sekotong Barat. Sama seperti yang dimanfaatkan oleh pemilik salah satu vila di desa tersebut.

“Kalau memang ada sumber air bisa kami manfaatkan kenapa tidak. Setelah kami pastikan sumber airnya ada, maka kami pasang sumur bor satu dua unit kita maksimalkan (alirkan),” jelasnya.

Bupati Lobar H Fauzan Khalid mengakui permasalahan yang dihadapi warga Desa Gili Gede Indah selama ini adalah persoalan listrik dan air. Namun perlahan masalah listrik sudah selesai dengan dibangunnya gardu besar di Sekotong yang kemudian mengalir ke wilayah desa tersebut. “Sekarang ini masalah air yang membutuhkan biaya besar. Ini kami upayakan karena sekarang kami juga menyusun Perbup penataan Gili Gede,” terang Fauzan.

Sedangkan Wakil Bupati Lobar terpilih Hj Sumiatun menjelaskan saat dirinya masih menjabat sebagai Ketua DPRD Lobar, pemerintah saat itu sudah memberikan bantuan alat penyulingan air laut. Sayangnya bantuan tersebut menurutnya kurang dimanfaatkan dan dipertanggungjawabkan masyarakat setempat. “Kai tampung aspirasi warga. Tapi ketika warga dibantu pemerintah, tolong bantuan yang diberikan bisa dipertaggungjawabkan,” ujarnya.

Direktur PDAM Giri Menang Lalu Ahmad Zaini yang turut hadir dikonfirmasi Lombok Post menjelaskan solusi krisi air bersih di Gili Gede Indah bisa diatasi dengan SPAM regional. Saat ini SPAM regional masih dalam pembahasn untuk pembangunan. SPAM ini nantinya akan dibangun pemerintah provinsi. “Kalau ada SPAM itu, sumber air yang ada bisa kita alirkan ke Gili Gede,” tandasnya. (ton)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks