alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Gubernur Janji Datangi PLN NTB, Terkait Persoalan Penerangan Jalur PTLU Jeranjang

GIRI MENANG-Persoalan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Desa Taman Ayu menuju PLTU Jeranjang mendapat perhatian Gubernur NTB Zulkieflimansyah. Ia mengatakan, tidak seharusnya desa pembangkit listrik justru dibiarkan gelap gulita tanpa penerangan.

“Tidak boleh begitu. Nanti saya ngomong pada PLN,” ucapnya kepada wartawan ditemui di Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar kemarin (1/3).

Seperti yang selalu ditegaskannya dalam beberapa kesempatan, setiap pembangunan harusnya dirasakan oleh masyarakat sekitar. Termasuk di PLTU Jeranjang yang notabenenya sebagai pembangkit listrik terbesar di NTB. Kondisi Desa Taman Ayu yang merupakan lokasi pembangunan PLTU ini tidak boleh dibiarkan gelap.

“Jangan sampai anak ayam mati dalam lumbung padi,” ungkapnya mengibaratkan.

Ia tidak mau apa yang terjadi di Newmont Sumbawa kembali terulang di masa pemerintahannya. Dimana saat itu masyarakat Sumbawa dikatakan Zul harus pergi menjadi TKI ke luar negeri hanya untuk mencari emas satu sampai dua gram. Padahal, di dekat tempat tinggal mereka ada tambang emas terbesar di NTB.

“Nanti kami datangi PLN kalau gitu. Mestinya masalah kecil seperti ini harus bisa segera ditangani,” jelasnya.

Diketahui, jalan di Desa Taman Ayu menuju PLTU Jeranjang merupakan kawasan rawan tindak kejahatan hingga kecelakaan. Akibat tidak adanya sarana PJU. Meskipun, PLTU Jeranjang sudah berdiri di desa ini sejak 2010 silam.

Kepala Desa Taman Ayu Tajuddin mengaku sudah melakukan komunikasi dengan pihak PLTU Jeranjang membahas solusi pembangunan PJU di desanya. Hanya saja pihak PLTU Jeranjang mengaku akan berkoordinasi dengan PLN NTB dulu. “Kami meminta mereka (PLTU Jeranjang, Red) sebagai anak perusahaan bisa menyikapi persoalan ini dengan serius dan menyampaikannya ke PLN NTB,” ucapnya.

Sayangnya hingga saat ini masih belum ada kepastian sikap dari pihak PLN NTB. Asisten Manajer Komunikas PLN UIW NTB Rofia Fitri kepada Lombok Post sebelumnya menjelaskan pembangunan PJU bukan menjadi ranah pihak PLN. Karena kewenangan PLN NTB hanyalah mengalirkan listrik untuk kebutuhan masyarakat. “Kalau untuk pembangunan PJU bukan ranah kami. Itu kewenangan Pemda. Kalau PJU sudah dibangun, baru kewenangan kami untuk mengalirkan listrik ke PJU tersebut,” paparnya.

Namun Pemda Lobar melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman menegaskan enggan membangun PJU di Desa Taman Ayu menuju PLTU Jeranjang. Lantaran, mereka menutun kepedulian dan tanggung jawab PLN NTB untuk membina masyarakat sekitarnya.

“Jalan itu kan setiap hari dilalui oleh pegawai PLN. Apa iya mereka tidak mau membangunkan pegawainya dan warga setempat PJU dari dana CSR?” tanya Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Lobar lalu Winengan.

Terlebih sebelumnya Winengan mengaku ada kesanggupan dari GM PLN NTB yang kini sudah pindah tugas untuk membangun PJU bagi warga setempat. “Mereka cukup bangunkan PJU sepanjang 500 meter dari lokasi PLTU Jeranjang ke Kantor Desa Taman Ayu serta masing-masing 500 meter ke jalur kiri dan kanannya. Sisanya nanti kami bangunkan,” tegas Winengan kepada Lombok Post beberapa waktu lalu. (ton)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks