alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Hindarkan Nelayan dari Bank Rontok, Istri Nelayan Dibantu Modal Usaha

GIRI MENANG-Kondisi para nelayan di wilayah Lombok Barat (Lobar) masih butuh perhatian. Beberapa bulan terakhir saat musim barat tiba, para nelayan kesulitan melaut. Sehingga tak jarang keluarga nelayan mengambil pinjaman dengan bunga tinggi pada rentenir atau yang akrab disebut bank rontok.

“Kami dari organiasi Himpunan Nelayan Se-Indonesia (HNSI) menggandeng Baznas memberikan bantuan modal usaha bagi kelompok istri nelayan,” terang Ketua HNSI Lobar Lalu Muhammad Ismail Kamis (28/2) lalu.

Tahap pertama pada Desember 2018 lalu, sebanyak 50 orang sudah diberikan bantuan masing-masing Rp 500 ribu. Itu dibagikan kepada lima kelompok dengan masing-masing anggota sebanyak 10 orang. Setelah bantuan dinilai produktif, maka bantuan akhirnya kini diberikan kembali. “Karena usahanya dianggap jalan oleh Dinas Kelautan dan Perikatan serta Baznas, maka bantuan ditingkatkan menadi Rp 1 juta,” lanjut Lalu Muhammad.

Tolok ukurnya, warga bisa menjalankan roda perekonomiannya dengan bantuan modal usaha yang diberikan. Mereka membuat kelompok usaha pengolahan ikan hingga memasarkan ikan di sejumlah pasar tradisional.

Warga yang sudah mendapatkan bantuan usahanya cukup lancar sehingga masing-masing dari mereka sudah memiliki tabungan. “Dari hasil usahanya sebagian telah disisihkan. Makanya ke depan kami akan membentuk koperasi syariah bagi mereka untuk menghindarkan mereka dari bank yang memberikan pinjaman dengan bunga tinggi sampai 20 persen,” jelasnya.

Sementara dari pihak Baznas NTB, bantuan bagi kelompok istri nelayan ini merupakan program dari Baznas makmur. Dimana tahun ini Baznas Lobar menyiapkan anggaran Rp 200 juta untuk pemberdayaan warga pesisir. “Kita harapkan dengan bantuan ini bisa membantu mereka meningkatkan kesejahteraannya. Bagiamana dana zakat ini bisa membantu warga untuk usaha produktif,” cetusnya.

Sehingga ke depan warga tidak hanya menjadi mustahiq atau penerimanzakat. Tetapi bisa menjadi muzaki atau pemberi zakat setelah kehidupan mereka lebih sejahtera. Terlebih jika nantinya dari program Baznas Makmur ini kelompok istri nelayan ini bisa membentuk koperasi syariah.

Rinayu, salah seorang warga yang menerima bantuan mengaku bersyukur dengan adanya program Baznas ini. Ia yang semula tak punya pekerjaan kini bisa bekerja dengan berjualan ikan di pasar. “Modal yang diberikan saya pakai beli ikan yang baru ditangkap. Itu kemudian saya jual ke Pasar Gerung. Alhamdulillah ada penghasilan untuk bantu suami,” akunya. (ton)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks