alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

Petani Dilatih Gunakan Herbisida Parakuat

GIRIMENANG-Ratusan petani di Lombok Barat (Lobar) dilatih untuk menggunakan herbisida terbatas pakai, Selasa (30/4). Kegiatan ini diinisiasi Aliansi Stewardship Herbisida Terpadu (Alishter) dengan kerja sama Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) NTB.

Ketua Panitia Alishter NTB Agung Edi Basuki mengatakan, pelatihan diikuti sekitar 100 petani di Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Alam Pertanian (BPPSDMP). Tujuannya, meningkatkan pengetahuan petani dalam menggunakan pestisida.

”Jadi petani punya pengetahuan bagaimana penggunaan pestisida yang aman, benar, dan bijaksana sesuai rekomendasi penggunaannya,” kata Agung.

Petani yang mengikuti pelatihan diharapkan bisa memanfaatkan herbisida parakuat diklorida. Menggunakannya dengan benar dan bijak, serta meminimalisasi dampak negatifnya.

”Tentu manfaat pelatihan ini cukup banyak. Tujuannya untuk kemajuan NTB di bidang pertanian dan kesejahteraan petani,” sebut dia.

Sementara itu, Staff Alishter Pusat Bagus Fajar Fadhilah mengatakan, pelatihan penting bagi petani. Terutama untuk mereka yang belum paham penggunaan pestisida dengan benar. Khususnya herbisida terbatas parakuat diklorida.

”Kadang ada petani yang semprot asal-asalan, padahal itu tidak sesuai prosedur yang benar,” ungkap Bagus.

Hal seruoa diungkapkan Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Iis Isnaini. Kata dia, temuan di lapangan menyebutkan, sejumlah petani tidak melakukan prosedur penggunaan herbisida terbatas sesuai dengan aturan kementerian.

Ia mengungkapkan, beberapa pelanggaran umum kerap dilakukan petani. Khususnya untuk pestisida terbatas di lapangan. ”Misalnya, kios penjual maupun pengguna belum mengikuti pelatihan pestisida seperti yang diamanatkan peraturan Kementerian Pertanian,” sebut dia.

Iis berharap, pelatihan bisa memberi kemajuan bagi pertanian NTB. Terutama, jika pemanfaatan pestisida terbatas ini dapat tersebar secara merata di wilayah Bumi Gora. ”Semoga pelatihan serupa bisa dilaksanakan juga di Pulau Sumbawa,” pungkasnya. (van/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks