alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Bela Inaq Kalsum, AKP Priyo Panen Banyak Penghargaan

MATARAM-Aksi Kasatreskrim Polres Lombok Tengah (Loteng) AKP Priyono Suhartono menolak proses pidana pelaporan terhadap Inaq Kalsum mendapat banyak apresiasi.

Di Hari Bhayangkara ke 74 Rabu (1/7) kemarin, Priyo mendapatkan sedikitnya dua penghargaan. Partama dari Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal dan kedua dari Direktur Utama LeBui Corp, MT Budiman.

Di Polda NTB penghargaan diserahkan langsung kapolda dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-74 di Lapangan Tenis Mapolda NTB. ”Piagam penghargaan itu diberikan karena dedikasinya di bidang penegakan hukum dalam mengambil keputusan menolak laporan seorang pria yang menuduh ibunya menggelapkan sepeda motor,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, kemarin.

Kasus yang ditangani Priyono viral. Dia menangani kasus tersebut dengan mengedepankan restoratis justice. Menolak laporan Mahsun karena melaporkan ibu kandungnya sendiri ke polisi hanya gara-gara sepeda motor.

BACA JUGA : Sebelum Dilaporkan ke Polisi, Inaq Kalsum Mengaku Kerap Disakiti Anak dan Menantu

Ditolak Polres Loteng, Mahsun Ingin Laporkan Ibu Kandung ke Polda NTB

Anak Pidanakan Ibu Kandung, Polres Loteng : Laporan Kami Tolak!

”Kebijakan yang diambil Kasatreskrim Polres Loteng dianggap tepat. Karena mengedepankan humanisme dalam penyelesaian kasus dugaan penggelapan yang dilaporkan oleh anak kandung itu,” jelasnya.

Sementara itu dari LeBui Corp, Priyo mendapatkan Beasiswa S2. Dirut LeBuiCorp MT Budiman menjelaskan apresiasi tersebut sebagai bentuk dukungan warga negara atas trobosan hukum yang dilakukan Priyo. Maksudnya langkah mengedepankan hati nurani dan kemanusiaan patut dikedepankan aparat negara dalam menangani setiap aduan.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Pak Kasat. Dalam penegakan hokum  seperti ini dia tidak sendiri kami sebagai warga negara ada d ibelakangnya,” ujar MT Budiman.

LeBui Corp sendiri merupakan sebuah induk usaha yang  menaungi ragam usaha pengembangan produk local serta pemberdayaan UMKM di NTB. Penghargaan terhadap Priyo diserahkan di ResTo Dasker, Desa Mesanggok, Gerung, Lobar.

Sementara itu, Priyono mengaku dirinya mengambil tindakan itu karena kasihan melihat seorang ibu yang dilaporkan anak kandungnya sendiri. ”Hati saya tersentuh ketika melihat seorang ibu itu dibentak sama anaknya saat akan dilaporkan,” kata Priyono usai menerima penghargaan.

Sehingga dia memutuskan untuk menolak laporan dari Mahsun. Lalu Priyono mencoba melakukan mediasi terhadap keduanya. ”Saya berikan pandangan agar Mahsun sebagai pelapor mengurungkan niatnya untuk melaporkan ibunya ke kami,” jelasnya.

Bahkan, Priyono ingin membeli sepeda motor yang dianggap digelapkan oleh Mahsun. ”Semua itu hanya spontanitas saja. Karena saya tidak pernah membentak ibu sendiri. Kok malah Mahsun mau memenjarakan ibunya sendiri. Menurut saya itu tidaklah logis dan berprikemanusiaan,” kata dia.

Meski sudah di mediasi, Mahsun tetap bersikukuh untuk melaporkan ibunya. ”Makanya saya suruh pulang pelapornya, untuk memikirkan kembali tindakan yang sudah dilakukannya,” bebernya.

Berdasarkan SOP, polisi memang tidak boleh menolak laporan masyarakat. Tetapi, ini kembali lagi ke hati nurani. ”Makanya saya tetap menolak,” tutupnya. (arl/zul/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks