alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Masyarakat KLU Keluhkan Harga Minyak Goreng Curah Masih Mahal

TANJUNG-Pemerintah pusat kembali menurunkan harga minyak goreng, terhitung awal bulan ini. Khusus minyak goreng curah dipatok menjadi Rp 11.500 per liternya. Namun sayang, penurunan ini belum berlaku di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

”Masih mahal, yang botol besar (1,5 liter) itu harganya Rp 30 ribu,” ujar pedagang Pasar Pemenang Ketut Suarti, kemarin (2/2).

Harga minyak goreng curah di pasar tradisional KLU masih tetap sama seperti sebelumnya. Ada banyak pembeli kerap menanyakan perihal penurunan harga padanya. Namun jawabannya masih tetap sama karena penurunan tersebut belum sampai ke pasar tempatnya berjualan.

”Orang jadi kurang membeli, semakin sepi,” imbuhnya.

Salah satu IRT di Pemenang Ernawati sedikit kecewa dengan harga minyak goreng di pasaran. Hingga saat ini masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Padahal dari berita yang diikutinya, pemerintah pusat telah memberlakukannya serentak di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Warga Malaysia Membantu Korban Gempa Bangun Sumur Bor hingga Perbaiki Masjid dan Pesantren

”Kita di sini mau bilang apa, terpaksa minyak sudah hitam itu masih dipakai, karena mahal sekali harga minyak goreng ini,” keluhnya.

Harga minyak goreng curah di pasar masih sebesar Rp 20 ribu per liternya. Bahkan harga minyak curah yang diisi dengan botol mineral 1,5 liter saja mencapai Rp 30-31 ribu. Harga ini hampir tidak ada bedanya dengan minyak goreng kemasan.

”Jangankan minyak goreng curah, minyak goreng kemasan murah saja masih belum kita rasakan sampai sekarang,” keluhnya lagi.

”Solusi sementara ini, saya mengalihkan masakan goreng ke rebusan,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Seksi Pengawasan Pengembangan dan Perdagangan (P3) Diskoperindag UMKM Prihatin membenarkan soal harga tersebut. Hingga saat ini harga minyak goreng masih sama seperti bulan sebelumnya.

Baca Juga :  Ancam Disebar Foto Bugilnya, Gadis KLU Terpaksa Rela Lima Kali Disetubuhi

”Tadi staf saya kembali turun ke pasar, harganya masih sama kayak kemarin,” ujarnya.

Data per 2 Februari, harga minyak goreng kemasan masih sebesar Rp 21.300 per liter. Harga minyak goreng curah Rp 20.000 per liter. Sedangkan pekan lalu, harga minyak kemasan sebesar Rp 21.300 dan minyak goreng curah Rp 19.750 per liternya.

”Saya tidak tahu apa alasannya hingga sekarang ini masih sama harganya,” pungkasnya. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/