alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Dianggap Meninggal di Jalan, Warga ODP yang Meninggal di Kediri Tak Dites Swab

GIRI MENANG-Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) dalam memutus mata rantai penyebaran virus Korona dipertanyakan. Sebab, salah satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang meninggal di Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, ternyata tidak dites Swab.

“Itu tidak dilakukan Swab karena korban sudah meninggal di jalan. Kami hanya melakukan tracking dengan orang yang pernah dekat dengan korban,” jelas Kabid P3KL Dinas Kesehatan Lobar dr. Ahmad Taufik Fatoni kepada Lombok Post, kemarin (2/4/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, korban yang meninggal itu berinisial SH, 45 tahun. Namun hingga saat ini masih belum diketahui pasti apakah SH positif Covid-19 atau tidak.

Saat ini, pihak Dikes Lobar hanya memantau kondisi istri, anak-anak, dan pendamping SH saat ke luar daerah. Maklum, SH bekerja sebagai sopir truk kendaraan yang sering keluar daerah ke Bali dan Pulau Jawa.

Empat orang lainnya adalah petugas kesehatan Puskesmas Kediri yang memakamkan jenazah SH. “Dari pihak keluarga ada empat orang. Dan petugas kesehatan ada empat. Kami telah lakukan rafid tes terhadap delapan orang tersebut. Hasilnya negatif,” jelasnya.

Meski demikian, mereka tetap diisolasi di rumahnya masing-masing selama 14 hari. 10 hari ke depan, akan dilakukan rapid tes kembali.

Dokter Fatoni mengatakan, alasan satgas Korona Lobar tidak melakukan swab ke SH, karena almarhum hanya berstatus ODP. Berbeda dengan warga yang berstatus PDP di Kota Mataram yang meninggal dunia. Belakangan warga tersebut diketahui positif Korona.

“Yang di Dasan Agung yang berstatus PDP dan pernah dirawat di rumah sakit sehingga dilakukan Swab. Orang yang dirawat di rumah sakit semua diambil Swabnya,” terangnya.

Berbeda dengan mereka yang meninggal di jalan seperti SH. Tidak ada pihak yang bisa mengambil Swabnya. Namun mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, penanganan jenazah sesuai dengan SOP Covid-19.

Data terbaru ada tiga warga Lobar yang saat ini berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dua tambahan berada di wilayah Lingsar. Satu warga dari Labuapi sudah selesai dalam pengawasan.

“Dua warga yang dari Lingsar ini mereka baru melakukan perjalanan dari Surabaya dan Gowa Makasar,” jelasnya.

Satu orang diduga dari kalangan jamaah tablig. Satu PDP dirawat di RSUD Kota Mataram dan sisanya di RSUP NTB.

Diketahui, sebelumnya SH meninggal dunia Minggu (29/3). Dari keterangan petugas yang menangani korban, ia adalah sopir truk yang baru pulang dari Jawa. “Riwayatnya dia pernah ke Surabaya, Mojokerto, dan Bali. Tiba di sini (Lombok) Senin Malam (23/3),” jelas petugas medis Puskesmas Kediri dr. Sabar.

Pihak petugas kesehatan pernah mendatangi almarhum setelah mereka menerima laporan dari kepala dusun dan Kepala Desa Montong Are. Petugas memberikan korban obat-obatan karena ada gejala batuk pilek.

SH dinyatakan berstatus ODP dan diminta untuk karantina mandiri. Tidak keluar rumah dan beraktivitas di luar selama 14 hari. Kondisinya pun dilaporkan membaik dan diduga sempat berolahraga bulutangkis.

Namun kondisinya memburuk dan sesak nafas sehingga pihak keluarga membawanya ke Puskesmas Kediri. Sayang ia meninggal dalam perjalanan. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks