alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Siswi SMP Diduga Dianiaya Ayahnya

GIRI MENANG-Kasus kekerasan fisik terhadap anak terjadi di Desa Senteluk, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat (Lobar). SU, 15 tahun, pelajar kelas IX SMP di wilayah Batulayar diduga dipukuli ayahnya BU hingga lebam di beberapa bagian tubuhnya, pekan lalu. Bu diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

“Kami mendapatkan informasi dari warga yang kebetulan bekerja di SMP tempat anak itu sekolah, kalau ada salah satu siswa yang dipukuli orang tuanya,” terang Ketua Lembaga Perlindungan Anak Desa Senteluk Manajab Sabtu (2/2) lalu.

Saat itu, SU diketahui mendapatkan perawatan di UKS karena tidak sanggup melanjutkan pelajaran. Tak berselang lama, tepatnya dua hari kemudian pihak LPAD Senteluk kembali ditelepon lagi pihak sekolah.

Karena anak perempuan tersebut kembali merasakan sakit di bagian tubuhnya. Sehingga tak bisa melanjutkan pelajaran. Menindaklanjuti informasi itu, Munajab kemudian mendatangi dan melihat kondisi anak tersebut. “Setelah saya melihat sendiri kondisi anak itu, ada bekas pukulan. Anak tersebut mengaku yang melakukannya adalah orang tuanya,” beber pria yang juga menjadi Kepala Dusun di wilayah Desa Senteluk tersebut.

Kejadiannya diduga malam sepulang anak tersebut belajar kelompok di rumah temannya yang juga masih di kawasan Desa Senteluk. Saat itu ia pulang ke rumah diduga menemukan orang tuanya dalam kondisi mabuk. Saat itulah kemudian ayahnya yang sudah lama bercerai dengan ibunya memukulinya.

“Pihak sekolah sudah memanggil orang tuanya untuk klarifikasi namun orang tuanya tidak datang, sehingga kami dari LPAD akan menindaklanjuti ini untuk memediasi persoalan ini,” ujar Munajab.

Informasi dari pihak sekolah, kedua orang tua SU yang telah bercerai bekerja di tempat hiburan wilayah Kecamatan Batulayar. Namun kini orang tuanya sudah pindah bekerja menjadi petugas jaga malam salah satu penginapan. Setelah tempat hiburan yang dulu tempatnya bekerja tutup.

Sementara Kepala Desa Senteluk Fuad Abdul Rahman mengaku pihaknya akan berupaya memanggil orang tua SU untuk dimintai keterangan. Jangan sampai hal ini terjadi lagi di Desa Senteluk. Karena pemerintah desa memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan Desa Senteluk menjadi desa yang ramah anak.

“Supaya ini menjadi pelajaran dan bisa memberi efek jera agar tidak melakukan hal yang sama. Terlebih kekerasan terhadap anak usia pelajar. Sangat tidak layak dilakukan dengan alasan apapun, apalagi ini dugaannya dia sedang mabuk,” ujar Fuad, sapaannya. (ton/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.
Enable Notifications    Ok No thanks