alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Di Lobar, 27 Pejabat Berebut 10 Kursi Pimpinan OPD

GIRI MENANG-Tim Pansel Jabatan Piminan Tinggi Pratama (JPTP) sudah menutup masa pendaftaran kemarin (3/3). Sebanyak 27 pejabat telah mendaftarkan diri menjadi pimpinan di 10 organisasi perangkat daerah (OPD) Lombok Barat (Lobar).

“Ada 27 yang mendaftar. Alhamdulillah semua posisi terisi minimal tiga pelamar,” jelas anggota Pansel dari BKDPSDM Lobar Deny Satriawan.

Di hari terakhir kemarin, banyak pelamar mendaftarkan diri. Mulai dari Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lobar Hartono Ahmad, Kabag Keuangan Setda Lobar, Sekretaris Dukcapil Lobar, hingga Sekeretaris Dinas Perkim Lobar H Suryakin.

Hartono, kepada Lombok Post mengaku dirinya bukan sengaja memilih mendaftar di hari terakhir. Ia mengaku memang selama beberapa hari pendaftaran dibuka, dirinya disibukkan dengan beberapa tugas di BPBD Lobar.

“Hari ini baru bisa selesai semua dokumennya. Sering salah di penulisan surat lamaran. Soalnya kan harus menggunakan tulis tangan,” kata dia.

Hartono mengaku dirinya melamar pada jabatan Kasatpol PP Lobar dan Kepala Dinas Dispora Lobar. Ia berharap proses pansel bisa berjalan transparan adil dan sesuai aturan yang ada. Tidak ada manipulasi.

“Agar tidak ada yang disalahkan, panitia tidak disalahkan dan pelamar juga tidak menyalahkan siapa-siapa,” pintanya.

Senada, Sekretaris Dinas Perkim H Suryakin mengaku dirinya memilih mendaftar di hari terakhir karena alasan kesibukan. “Bukan di hari terakhir lagi tapi ini jam terakhir,” guyonnya.

Ia mengaku mendaftar di jabatan Kepala Dinas Kominfo Lobar dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Lobar.

Diketahui ada 10 jabatan eselon II yang akan dipansel. Diantaranya, jabatan Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kasatpol PP, Kepala Dispora, Kepala Diskominfo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Disperindag Lobar, Sekretaris DPRD, hingga Kepala Dinas Dikbud.

Dari 10 jabatan tersebut, posisi Kepala Dinas Sosial Lobar dan Dinas Pemadam Kebakaran paling banyak pelamarnya yakni delapan orang.

Kepala BKDPSDM Lobar Suparlan mengaku tahapan berikutnya setelah masa pendaftaran adalah pembekalan para pelamar Sabtu mendatang. Kemudian para pelamar diminta membuat makalah untuk di presentasikan sebagai bahan penilaian.

“Target kami pelantikan akhir Maret,” jelasnya.

Terkait beberapa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas di beberapa OPD yang lebih dari satu tahun, Suparlan menegaskan semua sudah sesuai aturan. Karena setiap tiga bulan, masa jabatan Plt tersebut telah diperpanjang. Seperti Plt Dispora dan Sekretaris Dewan. (ton/r3)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks