alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Batasi Jam Operasional Tempat Hiburan Malam

GIRI MENANG-Bupati Lombok Barat (Lobar) H Fauzan Khalid mengeluarkan surat edaran terkait aturan jam operasional memasuki Bulan Ramadan. Surat edaran dengan Nomor:450/286/Dispar/2019 kemarin (3/5) sudah disebar melalui pemerintah kecamatan.

“Hari ini kami sudah mulai mengirim edaran ini kepada pelaku pariwisata di kawasan Batulayar khususnya Senggigi,” terang Kasi Trantib Kecamatan Batulayar Herman Rogo, kemarin (3/5).

Dalam surat edaran tersebut, para pengusaha tempat hiburan dipersilakan untuk membuka usahanya. Sesuai dengan jam operasional saat bulan puasa. Pengusaha diperbolehkan membuka usahanya mulai dari pukul 21.00 Wita hingga 23.00 Wita untuk SPA, dan pukul 22.00 Wita hingga pukul 24.00 Wita untuk diskotik, karaoke, billiard dan live music.

Para pengusaha dilarang memproduksi, memperjual-belikan, menyimpan, mempergunakan atau menyembunyikan petasan berupa mercon hingga kembang api dalam berbagai ukuran. Para pengusaha juga diimbau untuk tidak beroperasi dua hari di awal Ramadan dan dua hari sebelum pelaksanaan hari raya Idul Fitri.

Selama Bulan Ramadan nanti, pihak kecamatan dikatakan Herman secara rutin akan patroli untuk penertiban bersama Satpol PP, TNI-Polri hingga pemerintah kabupaten. Untuk memastikan apakah edaran ini diikuti oleh para pengusaha atau tidak.

“Memang kadang mereka (pengusaha hiburan) mengeluh dengan aturan ini. Tapi ini kan edaran bupati yang tujuannya agar tidak mengganggu masyarakat beribadah,” paparnya.

Sehingga, pihak kecamatan berencana memberikan sedikit kelonggaran bagi para pengusaha. Misalnya untuk konsumen yang karaoke di dalam room diberikan tambahan waktu setengah hingga satu jam. Karena polusi suara atau kebisingan yang ditimbulkan tidak terlalu besar.

Berbeda dengan pengunjung yang bernyanyi di hall, mereka akan dibatasi sesuai dengan aturan yang ada. “Karena kalau yang di hall kan suaranya langsung keluar. Misalnya seperti di Paragon yang ada di pinggir jalan. Ya ini kami minta operasionalnya disesuaikan dengan edaran,” imbaunya.

Terpisah, pihak Asosiasi Pengusaha Hiburan (APH) yang dikonfirmasi Lombok Post melalui Sekretaris Ketut Mahajaya mengaku pihaknya sudah menerima edaran bupati mengenai jam operasional Bulan Ramadan. Pihaknya menyatakan kesiapan mengikuti imbauan bupati. “Kami mendukung itu dan siap mengikutinya. Tidak ada masalah,” ucapnya.

Aturan jam operasional bulan puasa ini sudah setiap tahun diterapkan. Sehingga para anggota APH Senggigi seperti pemilik kafe, tempat karaoke hingga pub selalu koordinatif menyambutnya. “Bahkan kalau saya pribadi kafe saya tutup selama sebulan agar pegawai bisa fokus beribadah selama bulan puasa. Mereka kita kasih pesangon sebelum kafe kita tutup,” ungkapnya.

Kondisi pariwisata Senggigi dikatakan Jaya, sapaannya saat ini perlahan mulai stabil. Kunjungan wisatawan mulai meningkat pascapemilu digelar 17 April mendatang. “Perlahan kondisi Senggigi semakin membaik. Mudah-mudahan kunjungan wisatawan cepat membaik seperti sebelum terjadinya gempa,” harapnya. (ton/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks