alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Wisman: Lombok Lebih Tenang dari Bali

GIRI MENANG-Meski masih lesu pascagempa melanda, perlahan kondisi pariwisata Lombok Barat mulai menggeliat. Buktinya, sejumlah wisatawan mancanegara Senin kemarin (4/3) mulai terlihat seliweran di kawasan pariwisata Suranadi, Kecamatan Narmada.

“Lombok saya pikir sudah sangat normal. Meskipun masih jarang turis, tetapi itu justru membuat kami sangat senang di sini. Lombok lebih tenang daripada Bali,” jelas Oliver Van Der Stech salah seorang wisatawan asal Belanda kepada Lombok Post kemarin.

Terkait gempa yang melanda Lombok Agustus 2018 lalu, Oliver yang datang bersama rombongan merasa gempa bumi merupakan bencana alam yang bisa terjadi di mana saja. Tidak ada yang bisa memprediksinya.

Namun terlepas dari bencana, ia mengaku keindahan Lombok tetap menawan. “Kami tidak khawatir datang ke sini. Kami melihat masyarakat sudah mulai mebangun rumahnya kembali. Banyak turis yang juga saya lihat sudah menginap di hotel dan penginapan,” ucapnya.

Justru setelah terjadinya gempa, keindahan Lombok semakin terasa. Karena sebagin besar wisatawan menurutnya memang mencari ketenangan dan keindahan alam. Misalnya seperti di Suranadi, di Kuta Mandalika hingga di Gili Air yang sudah didatanginya selama empat hari terakhir.

Muhammad, pengelola kolam renang Suranadi menuturkna kunjungan wisatawan sejauh ini berangsur normal. Khususnya ketika akhir pekan dan hari libur. Ia mengaku kunjung ketika hari libur bisa mencapai 500 orang per hari.

“Sudah mulai agak normal kalau hari libur. Bisa 500-600 pengunjung yang datang,” tuturnya.

Sebagian besar didominasi oleh wisatawan lokal yang berlibur bersama keluarganya. Mereka datang sekadar untuk berenang hingga menikmati hidangan sate bulayak yang memang khas di kawasan pariwisata ini.

“Itu makanya tahun ini kami sudah mulai lakukan penataan dan pembersihan kolam renang serta destinasi wisata Suranadi pascagempa. Rencanaya kami juga akan desain kembali warung makan yang ada di sekitar kolam,” ungkapnya.

Karena sebagian besar wisatawan yang datang menanyakan keberadan rumah makan yang sejak gempa lalu jarang beroperasi. Terhitung mulai awal tahun 2019, pengelolaan kolam renang Suranadi ditangani oleh PT Tripat. Sayangnya kondisi kolam renang dan sejumlah bangunan ini memprihatinkan akibat diguncang gempa.

Beberapa bagian bangunan gedung rusak. Atapnya sudah tidak utuh dan terlihat kumuh. Ditambah, jalan menuju destinasi peninggal bersejarah Belanda ini juga memprihatinkan karena sudah rusak parah. Sehingga masyarakat sekitar berharap ada perhatian khusus dari Pemda Lobar. “Jalannya sudah rusak parah. Tapi informasinya mau dibangun tahun ini,” timpal salah satu Kaur Desa Suranadi Rozid Udhuri. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks