alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Ribuan Korban Gempa di Lombok Barat Belum Dapat Bantuan

GIRI MENANG-Korban gempa yang ada di Lobar mencapai 72 ribu lebih. Puluhan ribu rumah korban gempa telah dibangun. Namun masih ada ribuan warga korban gempa yang ternyata masih belum mendapatkan bantuan.

“Masih ada sekitar 3.500 KK yang belum (menerima bantuan). Kemungkinan tahap II, kami tunggu kejelasannya dari pemerintah pusat,” kata Koordinator Teknis Pembangunan RTG Lalu Ratnawi.

Sebenarnya, ada sekitar empat ribu warga yang belum mendapatkan bantuan pada 2019 lalu. Namun awal tahun 2020 ini, 500 KK telah menerima bantuan. Mereka adalah warga yang rumahnya rusak berat dan sudah mulai melakukan pembangunan kembali.

“500 KK yang menerima itu yang sudah on-progres. Mereka diberikan bantuan lewat Bank Mandiri. Tidak lewat BRI,” jelas Ratnawi.

Masa perpanjangan pembangunan RTG diketahui akan berlansung hingga 31 Maret mendatang. Melihat kondisi ribuan warga masih belum menerima bantuan, tentu waktu tersebut tidak akan terkejar.

“Kalau sampai 31 Maret itu kan batas penggunaan dana DSP. Nanti untuk tahap dua modelnya menggunakan dana hibah,” jelasnya.

Sehingga 3.500 KK yang belum menerima bantun diyakini akan tetap mendapatkan bantuan stimulan pembangunan rumah korban gempa. Hanya saja, mekanisme penyalurannya berubah.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Lobar Mahnan mengatakan, dana hibah ini nantinya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Karena daerah lah yang akan menjadi pengelolanya. Tidak lagi seperti saat ini semua ditangani langsung oleh pemerintah pusat.

“Tapi penekanan dari BNPB jika dana yang sudah disalurkan ke masyarakat harus digunakan untuk RTG,” ujar Mahnan.

Ia mengatakan, sekitar 513 KK warga yang menerima bantuan sebelumnya mencapai Rp 25 miliar melalui Bank Mandiri. Ditambah dengan penerima data anomali sekitar 432 KK. “Yang rumahnya rusak berat tersisa 115 warga yang belum menerima bantuan,” akunya.

Belum lagi yang rusak sedang dan ringan dari jumal 3.500 itu belum tersentuh sama sekali. Sehingga tugas BPBD Lobar dalam waktu dekat ini adalah menetapkan review irtama terhadap penerima bantuan yang sudah dikucurkan.

Dari data korban gempa yang awalnya 72.220 terdapat tambahan sekitar empat ribu lebih. Sehingga total keseluruhan yang penerima bantuan yang diusulkan menjadi 72.843 KK. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks