alexametrics
Rabu, 4 Agustus 2021
Rabu, 4 Agustus 2021

Kasus Longsor Proyek Senggigi Seret Balai Jalan

GIRI MENANG—Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IX Mataram ikut terseret dalam kasus longsor tiga proyek kawasan wisata Senggigi. Polres Lobar akan meminta keterangan mereka terkait kondisi jalan Senggigi.

“Ya, kami sedang melaksanakan pemanggilan kepada Balai Jalan (BPJN IX Mataram),” kata Kasatreskrim Polres Lobar AKP Dhafid Shiddiq di Kantor Humas Polres Lobar, (4/5/2021).

Dhafid menuturkan, pemanggilan BPJN IX Mataram perihal pengerjaan awal jalan di sekitar proyek. Polisi ingin menggali informasi seputar kondisi jalan sebelum proyek kawasan wisata Senggigi ada.

”Kita perlu juga mengetahui hal ini, makanya kita butuh keterangan dari Balai Jalan karena ini juga kewenangannya,” tambahnya.

Ia mengatakan, setelah memeriksa Kepala Dinas Pariwisata Lobar belum lama ini, belum ada informasi baru. ”Tapi, kita sudah mulai melakukan komunikasi dengan saksi ahli dari salah satu perguruan tinggi di Pulau Jawa,” tuturnya.

Diharapkan, dengan waktu tidak terlalu lama sudah ada jawaban kesediaan kampus di Jawa membantu mengusut perkara ini. Sehingga bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. ”Kami masih menunggu kepastian kampus tersebut. Termasuk memastikan memenuhi syaratnya sebagai saksi ahli,” tambahnya.

Ia menegaskan, Polres Lobar benar-benar berusaha untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dengan longsor Senggigi tersebut. “Atensi kami tidak pernah lepas untuk perkara ini,” kata dia.

Kapolres Lobar AKBP Bagus S Wibowo mengatakan, perkara ini terus ditindak lanjuti Satreskrim Polres Lobar. Saksi-saksi juga terus diminta keterangan terkait terjadinya tiga longsor penataan kawasan Senggigi tersebut. ”Perkara ini akan terus didalami,” janjinya. (nur/r3)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks