alexametrics
Selasa, 11 Agustus 2020
Selasa, 11 Agustus 2020

Pemdes Senggigi Anggarkan Rp 3 Miliar untuk Bangun Kantor Desa yang Rusak Karena Gempa

GIRI MENANG-Pemerintah Desa Senggigi membangun kembali Kantor Desa yang roboh akibat gempa tahun lalu. Acara peletakan batu pertama dirangkai dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan kemarin (4/12).

“Semenjak bencana gempa, baru sekarang bisa kami laksanakan pembangunan kantor desa. Rencana anggaran sekitar Rp 3 miliar,” ujar Kepala Desa Senggigi Muhammad Ilham.

Pembangunan tersebut akan dilaksanakan selama tiga tahun. Dianggarkan tahap awal sebesar Rp 500 juta. Luas bangunan kantor desa ini nantinya 22 meter x 18 meter dibangun dua lantai. Pembiayaannya bersumber dari dana bagi hasil pajak.

“Ahamdulillah semua dana bagi hasil pajak dengan pemerintah kabupaten kami alokasikan untuk ini. Tidak berani dari dana DD dan ADD,” jelas Kades.

Ia berharap dengan pembangun gedung baru kantor desa, pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik. Mengingat selama setahun terakhir pelayanan dilakukan di kantor darurat yang dibangun sementara.

Bupati Lobar H Fauzan Khalid yang hadir dalam peletakan batu pertama mengungkapkan Senggigi menjadi desa pertama yang memiliki destinasi wisata di NTB. Sekitar tahun 1985 pembangunan wisata di Senggigi dirintis Gubernur Gatot Suherman.

“Senggigi ini terus berkembang,” nilainya.

Industri pariwisata memberikan banyak efek positif bagi masyarakat. “Kalau negatif itu tergantung kita,” lanjutnya.

Fauzan mengajak masyarakat Senggigi dan Lombok Barat pada umumnya berpikir modern. Dalam artian masyarakat harus berpikir global atau mendunia. Namun sikap dan tingkah laku harus sesuai adat istiadat, budaya dan agama.

“Yang salah kaprah itu modern dianggap harus mengikuti gaya hidup orang luar, caranya berpakaian seperti bule tapi berpikirnya kampungan,” ucap dia.

Pola pikir inilah yang harus diubah. Sehingga, ke depan Senggigi tetap menjadi desa dengan wisata dunia namun tetap mempertahankan kearifan lokal budaya dan nilai adat istiadat di dalamnya. (ton)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penjualan Mobil Toyota di NTB Masih Stagnan, Avanza Paling Diminati

”Dibanding saat kondisi normal, penjualan mobil baru pulih di angka 40-50 persennya saja. Kondisi ini bisa dibilang masih jauh dari situasi penjualan saat normal dulu,” kata Kepala Cabang Krida Toyota NTB Samsuri Prawiro Hakki, kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Data Kemiskinan NTB Belepotan, Verifikasi dan Validasi Sangat Lambat

Verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial (DTSK) di NTB rupanya masih lambat. Hingga kemarin, baru lima daerah yang melaporkan hasil verifikasi dan validasi DTSK tersebut. Dari lima daerah itu, progres tiga daerah belum sampai 50 persen.

Kurikulum Darurat, Materi Belajar Siswa Dipangkas Hingga 70 Persen

LAMA DINANTI, Kurikulum darurat secara resmi telah diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada kurikulum ini, banyak materi yang dipangkas bahkan lebih dari separo.

Lale Sileng, Figur Pemimpin Perempuan Kaya Pengalaman Birokrasi

Kenyang pengalaman di dunia birokrasi, Hj Lale Prayatni punya modal mumpuni untuk memimpin daerah. Urusan mengelola birokrasi, anggaran, hingga perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sudah lekat dengan kesehariannya. ”Sudah khatam saya soal itu,” kata Prayatni.

Harga Emas Naik, Aktivitas Pegadaian di Mataram Ikut Melonjak

Kondisi ini membuat jumlah penggadai yang mendatangi PT Pegadaian (Persero) terus bertambah. ”Dalam sehari, cabang atau unit besar yang ada di Mataram, biasa melayani lebih dari 50 orang nasabah. Kalau unit kecil sekitar 30-40 saja,” kata Suciati Triastuti, Asisten Manager Pegadaian Kota Mataram kepada Lombok Post, Senin (10/8/2020).

Tiga Ribu Desa di Indonesia Tanpa Listrik, 11 Ribu Tak Ada Internet

Peresmian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 oleh Wapres Ma’ruf Amin di Jakarta kemarin (10/8) menjadi hari bersejarah untuk warga Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo. Sebab saat itu juga warga bisa merasakan listrik sekaligus sambungan internet.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks