alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Bule PDP Korona Kabur ke Senggigi, Ini Kisah Polisi Mengembalikannya ke Ruang Isolasi

GIRI MENANG-Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Bulgaria berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) lari dari rumah sakit. Ia melarikan diri dan bersembunyi di salah satu vila yang ada di kawasan pariwisata Senggigi.

“Makanya, Sabtu pukul 21.00 Wita Polsek Senggigi mencari keberadaan WNA  yang berstatus PDP yang diduga melarikan diri ini,” jelas Kasubag Humas Polres Lobar Iptu Ketut Sandiarsa kepada Lombok Post, kemarin (5/4).

WNA berstatus PDP diketahui berinisial PPB, 41 tahun. Ia diketahui melarikan diri Kamis (2/4) tengah malam sekitar pukul 24.00 Wita dari RS Harapan Keluarga Kota Mataram. PPB dibantu rekannya seorang WNI atas nama Purwasih warga Balikpapan. PPB  melarikan diri menggunakan kendaraan sepeda motor menuju arah Senggigi.

Ia diduga menolak mengikuti perawatan karena merasa kondisi tubuhnya sudah membaik. Setelah menerima informasi dari Polres Mataram terkait WNA berstatus PDP yang melarikan diri ini, anggota Polsek Senggigi mencoba menghubungi rekannya WNI atas nama Purwasih. Kepada petugas, ia menjelaskan jika kondisi PPB sudah mulai membaik.

Ia juga berkilah jika WNA berstatus PDP tersebut tidak melarikan diri. Purwasih bersikeras tidak mau memberitahu petugas di mana keberadaan PPB.

Akhirnya, Kapolsek Senggigi beserta anggota kemudian mencoba mencari tahu keberadaan WNA tersebut dengan cara lain. “Kami mengecek vila-vila yang ada di seputaran Batulayar sesuai dengan informasi dari Rumah Sakit Harapan Keluarga,” jelas Sandiarsa.

Di salah satu vila yang disewakan di Dusun Duduk  pihak kepolisian berkoordinasi dengan salah satu security vila. Mereka menunjukan foto WNA dan WNI tersebut. Baru didapatkan titik terang bahwa memang benar ada WNA dan rekanannya tinggal di salah satu vila Dusun Duduk, Desa Batulayar Barat tersebut.

Mengetahui hal tersebut anggota Polres Lobar bersama Polsek Senggigi kemudian berkoordinasi dengan pemilik vila. Memastikan identitas WNA berstatus PDP yang melarikan diri dari rumah sakit tersebut menyewa vila itu.

Kepada Kapolsek Senggigi, pemilik vila membenarkan yang bersangkutan adalah tamu WNA yang dicari. Ia tinggal di Vila Duduk 14 B Desa Batulayar Barat. Sehingga Polsek Senggigi langsung menghubungi pihak medis dari Satgas Covid-19 Lobar, pihak Puskesmas dan RS Harapan Keluarga.

Tak berselang lama, pihak medis dari Satgas Covid-19 tiba di lokasi Vila Duduk Batu bBlong  untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “WNA berstatus PDP tersebut hanya mau di bawa ke RS Kota Mataram. Ia tidak mau dibawa ke RSHK karena alasan tertentu,” terang Sandiarsa.

Akhirnya PPB dibawa ke RSUD Kota Mataram menggunakan kendaraan roda empat Satgas Covid-19 yang dijemput oleh Dr.Tirta. Sedangkan rekannya, WNI atas nama Purwasih memilih untuk menyusul kemarin (5/4) ke RSUD Kota karena beralasan mengambil barang-barang miliknya yang ada di vila. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.
Enable Notifications.    Ok No thanks