alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Hijrah Dimulai dari Disiplin Salat

GIRI MENANG-Bulan Ramadan menjadi salah satu bulan yang penuh berkah untuk melakukan segala kebaikan. Khususnya bagi umat muslim yang berencana hijrah.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lombok Barat (Lobar) TGH Abdullah Mustafa punya pemaparan mengenai hijrah yang banyak menjadi perbincangan.

“Hijrah itu bisa dalam bentuk pindah fisik dari satu tempat ke tempat yang lain, bisa juga hijrah dari yang halal dan haram atau yang dimurkai Allah SWT ke yang diridhoi-NYA,” terangnya kepada Lombok Post, kemarin (6/5).

Namun hijrah yang paling sederhana yang bisa dilakukan umat Islam di Lobar di Bulan Ramadan ini diungkapkannya dimulai dari hijrah disiplin. Dalam artian disiplin dalam menjalankan ativitas sehari-hari khususnya ibadah.

“Salatnya yang semula di akhir waktu kembali ke awal waktu. Yang jarang ngaji menjadi rajin ngaji. Yang jarang salat berjamaah jadi lebih sering berjamaah,” ucapnya.

Memulai hijrah dengan disiplin salat akan membawa banyak manfaat bagi umat muslim. Mengingat salat merupakan tiang agama. Kedisiplinan salat akan mempengaruhi kualitas kepribadian seorang muslim. Baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

Maka, hijrah disiplin ini diyakininya akan berdampak terhadap banyak hal dalam kehidupan seorang muslim. Tak hanya kepribadian namun juga akhlak hingga tatanan kehidupan sehari-hari. “Intinya mari hijrah secara keseluruhan kembali ke jalan Allah,” tandasnya. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks