alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Pemkot Mataram dan Lobar Bagi Dua Aset Loang Baloq

GIRI MENANG-Status aset di RPH Loang Baloq, Kota Mataram menemui titik terang. Pemkab Lombok Barat (Lobar) dan Pemkot Mataram sepakat untuk membaginya. ”Hasil rapat kita sudah sepakat. Pembagiannya 50-50,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lobar H Fauzan Husniadi, Rabu (5/8) lalu.

RPH Loang Baloq sebelumnya merupakan aset milik bersama. Antara Lobar dan Kota Mataram. Hanya saja, pembagiannya masih belum jelas. Karena itu, kedua daerah ini melakukan rapat maraton terkait kejelasan hak masing-masing. Proses ini melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram. Sebagai mediatornya.

Fauzan mengatakan, luas aset tersebut sekitar 3,9 atau 4 hektare. Setelah kesepakatan soal pembagiannya, langkah BPKAD akan berlanjut ke BPN. Untuk bisa dilakukan pengukuran. Berapa jumlah pasti luas aset.

”Nanti Lobar akan mengambil di bagian utara, Kota Mataram di selatan. Kita sudah ajukan pengukuran ke BPN juga, untuk memastikan berapa luasnya,” jelas Fauzan.

”Yang pasti, itu nanti akan dibagi 50-50 antara Lobar dan Mataram,” tambah mantan Kadis Damkar ini.

Aset di Loang Baloq merupakan masalah lama. Dari 1994. Sempat juga diklaim masyarakat. Meski begitu, kata Fauzan, kepemilikan aset diyakini merupakan milik kedua pemerintah daerah.

”Persoalan aset ini akan satu per satu kita urai. Kita perjelas soal status dan kepemilikan. Juga pemanfaatan ke depannya,” tuturnya.

Disinggung soal rencana pemkab yang hendak menjual aset RPH Loang Baloq ke Pemkot Mataram, Fauzan menyebut hal tersebut tetap akan dilakukan. Hanya saja, sebelum melangkah lebih jauh, pemkab ingin melakukan pensertifikatan lebih dulu.

”Mekanisme penjualan butuh proses, salah satunya lewat DPRD. Kita rencana tawarkan langsung ke pemkot. Untuk menghindari persoalan di kemudian hari,” tandas Fauzan.

Terpisah, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Mataram Putu Agus Ari Artha mengatakan, masih akan ada pertemuan kembali antara dua pemerintah daerah. Terkait penandatangan nota kesepahaman.

”Prosesnya masih berlanjut. Antara Wali Kota Mataram dan Bupati Lobar,” kata Ari. (dit/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks