alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Ratusan Pekerja Gedor Kantor dan Rumah Bupati Lobar

GIRI MENANG-Ratusan pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) NTB menggedor Kantor Bupati Lombok Barat (Lobar), kemarin (7/2). Kedatangan mereka menuntut langkah tegas dari Pemkab Lobar memperjuangkan nasib para pekerja di sektor pariwisata.

“Ada ratusan pekerja di Hotel Santosa yang tidak digaji dari Februari 2018 lalu. Tapi ini dibiarkan saja oleh Dinas Tenaga Kerja Lobar dan Bupati,” ungkap Yustinus, Ketua DPD KSPSI NTB.

Pihak manajemen hotel tidak pernah ditegur. Padahal, ada 184 karyawan beserta keluarganya kelaparan karena gaji mereka yang tidak dibayarkan.

Selain itu, akibat gempa yang melanda Lobar, secara sepihak dan tanpa mengikuti regulasi, PHK dilakukan oleh pihak hotel di sejumlah wilayah Lobar khususnya kawasan Senggigi.

“Di mana Pak Bupati yang dulu sering menemui kami saat jelang Pilkada. Mohon dengarkan keluh kesah kami,” pinta Yustinus.

Meski mendesak bertemu dengan Bupati Lobar Fauzan Khalid, para pekerja ini tak bisa bertemu. Lantaran bupati yang ditunggu sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita disinyalir sedang mengikuti sebuah acara di tempat lain.

Tak puas karena tak bisa bertemu dengan bupati di kantornya, mereka pun akhirnya bergerak ke kediaman bupati yang ada di Desa Sandik Kecamatan Gunungsari.

Sayang, di kediaman pribadi bupati, warga juga tak bisa bertemu. Lantaran bupati sedang berada di luar rumah. Alhasil, ratusan pekerja ini pun membubarkan diri sekitar pukul 13.00 Wita dengan perasaan kecewa.

Informasi dari pihak Humas dan Protokol, bupati siap menerima perwakilan para pekerja membahas persoalan ini.

Puji Raharjo, Sekretaris KSPSI NTB meminta pemerintah tidak diatur oleh pengusaha atas nama Umar Santosa. Karena pihak Disnaker Lobar diketahui diundang oleh pihak pengusaha ke rumahnya untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Pemkab selaku instansi yang memiliki kewenangan yang harusnya memanggil pengusaha. Kemudian mediator atas nama Asmuni juga kami minta tidak digunakan lagi untuk mediasi, karena dia berpihak ke pengusaha,” tudingnya.

Tak hanya itu, ada 20 karyawan hotel yang di PHK secara sepihak di beberapa hotel. Tanpa ada persetujuan pengadilan hubungan industrial. Padahal, menurut  aturan, 10 orang saja yang di PHK, harus mendapatkan izin atau mengikuti ketentuan Undang-undang.

“Dimana peran pemerintah? Dimana peran bupati? Dinas Tenaga Kerja?” teriak massa.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Lobar Rusditah mengaku pihaknya sudah berusaha memanggil pengusaha Umar Santosa. Sayangnya yang bersangkutan tidak merespons.

“Kami sudah panggil pengusaha lewat HRD tapi tidak ada respons. Tanggapan terakhir yang kami dapatkan, kami diminta ke Jogja mengajak salah satu perwakilan untuk ikut ke sana. Pak Umar Santosa itu rumahnya di Jogja,” bebernya.

Hal inilah yang tidak diinginkan oleh para pekerja. Karena mereka tidak percaya persoalan ini akan selesai jika di mediasi di Jogja. Mereka justru mempertanyakan alasan Umar Santosa tidak menemui karyawannya.

“Makanya akan kami panggil kembali. Kalau tiga kali yang bersangutan (Umar Sentosa, Red) dipanggil tapi tidak merespons, akan dilanjutkan ke pengadilan,” ujarnya. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.
Enable Notifications    Ok No thanks