alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Neno Warisman Datang Bawa Sumbangan

GIRI MENANG– Neno Warisman menyambangi warga Lombok Barat (Lobar), kemarin (7/3). Tiba di Lombok International Airport sejak Rabu malam lalu, pagi kemarin ia datang ke Masjid Al-Mustofa Desa Banyumulek, Kecamatan Kediri.

Di sana, Neno disambut ratusan warga dari berbagai wilayah. “Saya mengajak umat Islam bersatu. Tidak boleh melihat ini adalah Muhammadiyah, ini adalah NU, ini adalah Persis, ini adalah jamaah tabligh dan seterusnya,” ujar Neno dalam ceramahnya di hadapan ratusan jamaah masjid.

Kedatangan Neno disinyalir untuk memberikan ceramah agama kepada sejumlah warga yang ada di Lobar. Namun demikian, acara yang dihadiri Neno ini mendapat pengawalan dari pihak Polres Lobar hingga Bawaslu Lobar. Terlihat Wakapolres Lobar Kompol Fauzan Wadi beserta jajarannya hadir dalam kegiatan tersebut. Kemudian para komisioner Bawaslu juga turut mengawal jalannya kegiatan.

Dalam ceramah yang disampaikan, Neno mengajak umat Islam untuk menegakkan perjuangan. Baik perjuangan dalam menjalankan syariat agama maupun bernegara. Kepada jamaah perempuan yang hadir, Neno mengingatkan mereka memiliki dua kewajiban yang harus diuatamakan.

”Saya minta pada emak-emak, ada dua hal utama yang harus dilaksanakan. Pertama taat pada suami, kedua bertugas mendidik anak-anaknya,” pesan Neno.

Karena dari perempuan yang taat menjalankan kewajibannya, akan melahirkan anak-anak generasi muda yang akan menjadi pemimpin hebat di masa mendatang. Orang tua yang salih dan salihah diyakininya akan melahirkan para pemuda yang akan menegakkan amar makruf nahi mungkar.

Neno juga meminta agar jamaah yang hadir di dalam masjid kemarin terus memenuhi masjid untuk melaksanakan salat berjamaah. Khususnya laki-laki. Ia meminta semua orang di Pulau Lombok yang dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid memakmurkan masjid.

“Di masjid semua hal bisa dibicarakan, mulai dari pendidikan, ekonomi dan majelis ilmu. Saya menyumbang sedikit untuk pembangunan masjid ini Rp 25 juta. Semoga bisa sedikit membantu menyelesaikan pembangunannya,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Neno juga menyinggung akan siap berkontribusi untuk pembangunan Negara. Misalnya dengan memberikan masukan dan saran bagi pemerintah.

“Saya akan memberikan masukan kepada pemerintahan yang baru besok, insyaAllah. Saya ingin Pendidikan kita diperbaiki. Agar menghadirkan para pemimpin yang ke depan memperbaiki Negara ini,” lantangnya disambut teriakan para jamaah yang mengacungkan simbol dua jari ke atas.

Sementara dari keterangan Bawaslu Lobar, kehadiran Neno dalam kegiatan tersebut dalam pengawasan mereka. Terkait apakah nantinya ada indikasi pelanggaran atau tidak, itu akan dibahas kemudian.

“Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami untuk mengantisipasi adanya aktivitas kampanye di dalam masjid. Karena sesuai aturan PKPU nomor 23 tahun 2018  tidak boleh ada kampanye di dalam tempat ibadah,” jelas Koordinator Divisi SDM dan organisasi Bawaslu Lobar Ma’rifatullah.

Semua hasil pengawasan akan dituangkan dalam form A pengawasan. Itu kemudian akan dibahas di Bawaslu untuk dilihat unsur formil dan materilnya. Adakah ditemukan ada indikasi pelanggaran atau tidak. “Baru nanti dibahas di forum pleno kabupaten, kemudian dibawa ke Gakkumdu,” tandas Ma’rifat. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks