alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Tiga Kapal Pesiar Batal Datang ke Lombok

GIRI MENANG-Rencana kedatangan tiga kapal pesiar di Bulan Maret batal terwujud. Hal itu diungkapkan oleh pihak Pelindo III Lembar setelah mendapat pemberitahuan dari pihak kapal pesiar.

“Tiga kapal pesiar batal datang, alasannya karen proses recovery gempa. Karena ada sebagian fasilitas umum yang mengalami kerusakan belum bisa dinikmati,” terang General Manager PT Pelindo III Lembar Erry Ardiyanto.

Sehingga wisawatan yang semula berencana datang ke Lombok dialihkan ke tempat lain. Selain karena gempa, wisatawan yang sebelumnya datang juga mengeluhkan beberapa alasan lainnya. Salah satunya masalah sampah.

Selain itu, mereka juga mempersoalkan keramahan warga di Pulau Lombok. Beberapa wisatawan menyampaikan secara lisan hingga tertulis terkait persoalan kenyamanan ini. Sehingga Erry merasa perlu adanya penyadaran masyarakat sekitar agar memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang datang berlibur.

“Jangan sampai ulah segelintir oknum, membuat nama baik Pulau Lombok maupun Indonesia tercemar,” jelasnya.

Mengingat di tahun 2019 ada 26 kapal pesiar yang direncanakan datang ke Lombok. Termasuk tiga diantaranya yang menyatakan batal datang. Mengantisipasi adanya kapal pesiar yang membatalkan kedatangannya, pihak Pelindo telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata Lobar dan kepala desa Lembar Selatan.

Karena Desa Lembar Selatan dikatakan sebagai wajah utama masuk Pulau Lombok. Sehingga kenyamanan wisatawan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi juga pemerintah desa. “Saya pikir ini tugas kita bersama memajukan pariwisata,” terangnya.

Sementara ditanya terkait Pelabuhan Gili Mas, Erry menjelaskan kemungkinan operasional tahun ini belum bisa terwujud. Karena izin operasi dermaga baru keluar Bulan November. Akibat adanya review terhadap rencana induk pelabuhan. Ini melibatkan Kementerian Perhubungan.

Tanggal 25 Februari telah dilakukan survei ulang oleh pihak navigasi dan KSOP Lembar. Revisi hasil review ini akan dikirim ke Kementerian Perhubungan.

“Jadi Pelabuhan Gili Mas bisa beroperasi penuh total tahun depan. Setelah dinyatakan uji layak beroperasi,” lanjutnya.

Pihak PT Pelindo III Lembar mengaku tak ingin memaksakan pelabuhan beroperasi jika ditemukan ada kendala. Setelah rampung, pembangunan pelabuhan Gili Mas akan diuji kembali. Untuk mengetahui tingkat safety-nya.

Sampai sejauh ini progres Pelabuhan Gili Mas sudah mencapai 65 persen. Pembangunan fisik yang sudah rampung adalah dermaga, papan penumpukan dan juga akses jalan. Sementara gedung perkantoran dan gedung terminal belum selesai dibangunn.

“Pelabuhan Gili Mas ini menjadi kebanggan masyarakat NTB dan Indonesia. Karena ini akan menjadi pelabuhan termegah kedua setelah Bali,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Lobar Lalu Ahmad Satriadi membeberkan ada beberapa kendala yang memang dihadapi saat ini. Selain masa recovery gempa, tantangan kebangkitan pariwisata Lobar juga disebabkan harga tiket pesawat yang masih tinggi dan pengenaan tarif bagasi. Ditambah dengan suasana jelang Piplres yang akan berlangsung bulan depan.

“Maka kami dari dinas pariwisata melakukan koordinasi dengan semua pihak. Pariwisata ini bukan milik dinas pariwisata saja. Harapan kami semua terlibat untuk memajukan pariwisata,” ucapnya.

Salah satu yang akan dilakukan saat ini adalah membuat destinasi wisata baru. Sehingga wisatawan semakin penasaran ingin datang ke Lombok. “Misalnya dengan adanya destinasi wisata di Sekotong dan air terjun di Narmada,” cetusnya.

Tetapi tak kalah penting juga dipaparkannya, bagaimana membuat wisatawan yang datang merasa aman dan nyaman. Khusunya tidak boleh ada lagi travel atau angkutan yang bersikap kasar pada wisatawan. Menyusul ada informasi, bahwa ada wisatawan yang datang menggunakan kapal pesiar mendapat perlakuan tidak nyaman dari pelaku wisata atau sopir travel. Dimana tas salah seorang pengunjung ditarik hingga putus dan menyebabkan wisatawan yang disinyalir sebagai pejabat di negaranya itu komplain dan enggan datag kembali. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)
Enable Notifications    Ok No thanks