alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Diprotes Nelayan, Kades Siapkan Tambatan Perahu di Tanjung Bias

GIRI MENANG-Keluhan sejumlah nelayan terkait keberadaan tambatan perahu ditindaklanjuti pemerintah Desa Senteluk. Kepala Desa Senteluk Fuad Abdulrahman mengaku sudah menyiapkan solusi bagi para nelayan.

“Beberapa anggota dewan dan Bu Ketua sempat turun. Kami sampaikan kalau pemerintah desa siap menyiapkan tambatan perahu bagi nelayan,” terang Fuad Abdurrahman kepada Lombok Post, Rabu (5/3).

Pemerintah desa sudah bersurat kepada para pengguna lapak di Pantai Tanjung Bias untuk menyiapkan area tambatan perahu. Para pengguna lapak pun sudah menyanggupinya.

Mereka akan memundurkan penggunaan area sempadan pantai agar bisa digunakan para nelayan. “Ada sekitar empat nelayan dari luar juga masih kami bijaksanai. Apalagi nelayan dari desa kami,” ujar Fuad.

Pihaknya juga akan memberikan keterangan lebih jelas saat diundang hearing DPRD Lobar nanti. Ia hanya berharap persoalan ini tidak dibesar-besarkan oleh pihak tertentu. Karena persoalan ini, menurutnya, bisa diselesaikan pemerintah desa dengan musyawarah.

Anggota DPRD Lobar Dapil Gunungsari-Batulayar Tarmizi mengaku sudah turun ke ke lokasi. Menyusul dewan sudah dua kali menerima surat permintaan hearing dari para nelayan.

“Kami turun untuk mengecek dan memastikan apa pokok persoalannya yang ada di bawah,” ujar dia.

Aspirasi para nelayan yang diserap dewan, mereka mengaku hanya membutuhkan area di Pantai Tanjung Bias tempat menyandarkan perahunya. Nelayan tidak mempersoalkan keberadaan lapak yang saat ini memang berjejer memadati kawasan wisata kuliner Pantai Tanjung Bias ini.

“Bahkan para nelayan diuntungkan dengan adanya lapak atau warung kuliner itu. Karena hasil tangkapan mereka bisa terjual langsung dibeli oleh pengusaha kuliner,” ujar Tarmizi.

Hanya saja, keberadaan tambatan perahu inilah dibutuhkan para nelayan. Sehingga dewan turun untuk memfasilitasi antara pemerintah desa dengan para nelayan yang ada di sana.

“Menurut kami, nelayan, pemilik lapak dan pemerintah desa harus bersinergi. Karena geliat ekonomi di Desa Senteluk tidak bisa kita pungkiri memang menggeliat dengan keberadaan wisata Kuliner Pantai Tanjung Bias,” ucapnya. (ton/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks