alexametrics
Minggu, 20 Juni 2021
Minggu, 20 Juni 2021

Polisi Putar Balik 10 Calon Penumpang di Pelabuhan Lembar

GIRI MENANG—Penyekatan arus mudik di Pelabuhan Lembar berjalan ketat. Sejak dua hari kebijakan ini dilaksanakan, 10 orang calon penumpang diminta putar balik petugas.

”Dua hari ini yang kita putar balik bukan pemudik, tapi orang yang akan melakukan perjalanan khusus,” kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar Polres Lombok Barat Iptu I Made Dharma pada Lombok Post, Jumat (7/5/2021).

Mereka yang diminta petugas kembali karena tidak melengkapi surat administrasi perjalanan. Ada perjalanan dinas dan perjalanan untuk melihat orang tua yang sakit.

”Karena administrasi tidak lengkap kami minta untuk lengkapi semua baru bisa menyeberang,” terangnya.

Sejauh ini menurut Made, masyarakat yang  berencana berangkat terkait perjalanan dinas, pengangkutan barang, dan sanak keluarga yang sakit maupun duka.

”Asal syarat perjalanan lengkap, bisa melanjutkan perjalanan,” tambahnya.

Selama dua hari penjagaan yang ketat, pihaknya tidak melihat pergerakan pemudik. Diharapkan masyarakat sudah paham pentingnya larangan mudik dalam kondisi saat ini untuk menekan lonjakan Covid-19 di masa mendatang.

”Hingga waktu yang telah ditentukan, semua petugas akan tetap berjaga di sini dan memperketat pergerakan di Pelabuhan Lembar,” tambahnya.

Sebelumnya Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S Wibowo mengatakan pengamanan larangan mudik ini sejalan dengan program kegiatan yang akan dilaksanakan Operasi Ketupat Rinjani 2021. Pengamanan pelabuhan Lembar menjadi salah satu sasaran. Tujuannya memastikan, apa yang menjadi kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik ini betul-betul bisa dijalankan.

“Beberapa titik dan lokasi yang menjadi perhatian kita, untuk memastikan larangan mudik ini dijalankan di Lobar,” jelasnya.

Salah satunya  mengamankan jalur Pelabuhan Lembar terhadap pergerakan orang dan barang. Disamping tempat-tempat lain, yang menjadi perhatian semua diantaranya pintu keluar, dan semua pintu masuk Kabupaten Lombok Barat ini, berada dalam pantauan. ”Semua menjadi pantauan kami,” kata dia. (nur/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks