alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Nunggak Lama, Pemkab Lobar Tagih Sewa Lahan Kampus AMM

GIRI MENANG-Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lombok Barat (Lobar) memasang pelang di sejumlah aset milik pemda. Salah satunya di STIE AMM di Kota Mataram. ”Ini salah satu bentuk tindakan pengamanan kita,” kata Kepala BPKAD Lobar H Fauzan Husniadi, kemarin (8/9).

Ada enam titik yang dipasang pelang. Dua di Desa Bukti Tinggi Kecamatan Gunungsari; dua di Kecamatan Narmada; dan masing-masing satu di Kelurahan Sayang-sayang serta STIE AMM di Kota Mataram.

BPKAD juga sebelumnya sudah memasang pelang di 10 titik aset lainnya. Ke-10 aset tersebut diduga kuat sudah dijual dan dikuasai oknum. Seluruh aset tersebut dalam bentuk lahan kosong dan persawahan. 10 aset tersebar di beberapa kecamatan. Aset yang terbesar berada di Kecamatan Narmada.

”Sudah kita pasang dan yang 10 aset itu, sudah akan bayar ke Lobar,” tuturnya.

Fauzan mengatakan, karena masih berbentuk sawah, nilai sewanya sudah diatur melalui Perbup. Berbeda dengan kasus di STIE AMM yang membutuhkan perhitungan dari tim appraisal.

”Nanti itu yang menjadi acuan kita untuk penyewaan, dari tim appraisal,” ujar Fauzan.

Terkait dengan adanya selentingan biaya sewa masuk ke oknum tertentu terhadap 10 aset itu,, Fauzan mengaku belum mendapat informasi tersebut. ”Sampai saat ini belum ada pengakuan seperti itu. Tapi, kalau ada tentu kita kejar,” tegasnya.

Lebih lanjut, BPKAD memang sedang getol-getolnya merapikan aset. Terutama yang masih dimanfaatkan pihak ketiga, namun tidak berkontribusi ke Pemkab Lobar. Seperti STIE AMM dari 1986 dan Bank NTB Syariah di Desa Lembuak, Narmada dari 1988.

Sudah ada kesepakatan dari mereka yang memanfaatkan aset Lobar. Salah satunya dengan menarik biaya sewa, berdasarkan Permendagri Nomor 19 Tahun 2019 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Fauzan mengklaim para pihak sudah siap untuk membayar dan menyewa. Tim akan melakukan kajian dari kapan mereka mulai membayar. Apakah dari awal memanfaatkan aset atau dimulai berdasarkan perjanjian baru.

Tidak menutup kemungkinan, Pemkab Lobar akan mengambil alih aset mereka. Apabila tidak sanggup untuk memberikan kontribusi kepada pemkab. ”Kita akan manfaatkan aset sebesar-besarnya untuk pemkab,” tegas Fauzan.

Sementara itu, Pembantu Ketua III STIE AMM Sukma Hidayat tak mempersoalkan pemasangan pelang aset di kampus. ”Kalau masalah pemilik, benar bahwa ini merupakan milik Pemkab Lobar,” kata Sukma.

Hanya saja, mengenai biaya sewa, Sukma menyebut belum ada komitmen dari STIE AMM. Belum ada pertemuan lanjutan lagi bersama Pemkab Lobar. Terkait besaran biaya yang harus dibayarkan.

”Belum ada pembahasan khusus. Dari pemda masih appraisal, belum muncul angkanya,” tandas Sukma. (dit/ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks