alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Wisatawan Ramai di Awal Ramadan

GIRI MENANG-Memasuki bulan puasa, kunjungan wisatawan mengalami peningkatan. Itu diungkapkan pelaku wisata yang ada di Kawasan Senggigi. Misalnya saja pengelola Spice Lounge Bar and Restaurant Indra.

“Kalau kami di sini merasakan kunjungan wisatawan sudah mulai normal. Sudah tidak terlalu terdampak akibat gempa,” ujarnya.

Khususnya memasuki Bulan Ramadan, kondisi kunjungan wisatawan juga menurutnya justru berangsur normal seperti sebelum terjadinya gempa. Meskipun memang masih ada penurunan. Namun itu dikatakannya akibat Bulan Mei memang masa low season kunjungan wisatawan.

“Meski bulan puasa, tamu yang datang ke restoran kami sudah mulai normal. Karena yang datang hampir seluruhnya merupakan wisatawan asing. Jadi mereka tidak berpuasa,” lanjutnya.

Ia yakin, meski terjadi gempa yang sempat membuat kunjungan wisatawan anjlok selama beberapa bulan, kondisinya akan semakin membaik dalam beberapa bulan ke depan. Khususnya di Bulan Juni mendatang. Bulan yang bertepatan dengan lebaran Idul Fitri akan menjadi momen high season yang diharapkan bisa mengembalikan kunjungan wisatawan ke Senggigi seperti sediakala.

Berbeda dengan kunjungan ke restoran, para pengusaha cendera mata menilai kondisi pariwisata Senggigi justru belum pulih. Itu dirasakan melihat sepinya wisatawan yang datang membeli cendera mata ke kios-kios milik warga di kawasan Art Market Senggigi.

“Masih sepi sejak gempa terjadi. Makanya kadang kita harus jemput bola mencari pembeli,” aku Maha Yusi, salah seorang penjual mutiara di Art Market Senggigi.

Menyiasati sepinya pembeli pasca gempa, ia pun harus memutar otak. Yusi akhirnya kerap mengikuti Galeri Fashion ke luar daerah untuk menjual mutiara miliknya. “Makanya kami berharap pemerintah daerah juga bisa menggelar event lebih banyak untuk galeri fashion di Senggigi,” harapnya.

Senada, Marketing Communication Holiday Inn Senggigi Lilis Martafeni juga mengaku kunjungan wisatawan memang masih belum pulih total. Itu jika melihat okupansi hotel beberapa bulan terakhir pascagempa. “Okupansi untuk Bulan Mei masih 15,41 persen per hari ini,” akunya.

Dari pantauan wartawan koran ini, sejumlah wisatawan kemarin sudah mulai ramai di kawasan Pariwisata Senggigi. Mereka keluar masuk sejumlah hotel yang ada di sekitar kawasan ini. Mulai dari Hotel Katamaran, Holiday Inn, Sheraton Senggigi, hingga beberapa hotel lainnya. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks