alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Cegah Korona Masuk Desa, Warga dari Zona Merah Harus Isolasi Mandiri

GIRI MENANG-Berbagai upaya dilakukan pemerintah desa yang ada di Lombok Barat untuk mencegah penularan wabah virus Korona. Mulai dari penyemprotan disinfektan hingga imbauan untuk melakukan isolasi mandiri bagi warga yang datang dari daerah terjangkit.

“Bagi warga kita yang datang dari luar daerah khususnya yang zona merah, kami minta mereka melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” ujar Kepala Desa Jeringo Sahril kepada Lombok Post, Rabu (8/4) lalu.

Sahril membeberkan ada 15 warga yang diketahui datang dari luar daerah belum lama ini. Mereka berasal dari kalangan santri, jamaah tablig, hingga pekerja migran indonesia (PMI). Mereka semua dijelaskan Sahril langsung ditangani oleh relawan dan Satgas Covid-19 di Desa Jeringo yang sudah dibentuk. Mereka dicek suhu tubuhnya untuk memastikan tidak ada indikasi gejala covid-19 yang dialami.

Setelah itu, mereka akan diedukasi dan meminta untuk melakukan isolasi mandiri selama masa inkubasi atau 14 hari. “Alhamdulillah warga mengikuti imbauan kami. Relawan juga akan terus memantua mereka,” jelasnya.

Baik santri yang datang dari Jombang Jawa Timur maupun jamaah tabligh yang diketahui datang dari Makassar. Ia memastikan warganya tidak termasuk dalam rombongan yang berpotensi membawa wabah virus korona. Untuk mencegah pandemi wabah korona, Pemerintah Desa Jeringo juga melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala.

Senada, Kepala Desa Badrain Romi Purwandi mengungkapkan, ada sekitar 30 orang warganya yang datang dari luar daerah hingga luar negeri. Mereka pun diminta melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing. “Ada yang datang dari Korea, Jawa Timur, Jakarta dan Bali,” ujar Romi, sapaannya kepada Lombok Post.

Bagi warga yang melakakukan isolasi mandiri ini, Romi mengaku memberikan mereka bantuan berupa sembako. Mulai dari beras, mi instan, telur dan yang lainnya. Sebagai bekal untuk diam di dalam rumah.

“Jumlah bantuan dalam bentuk sembako sekitar Rp 100 ribu. Untuk stimulus bagi warga yang datang dari daerah terjangkit melakukan isolasi mandiri di rumah,” jelasnya. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks