alexametrics
Selasa, 1 Desember 2020
Selasa, 1 Desember 2020

Angin Puting Beliung Rusak Sembilan Rumah di Badrain Narmada

GIRI MENANG-Angin puting beliung merusak sembilan rumah warga di Desa Badrain, Kecamatan Narmada. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa kemarin sore.

“Alhamdulillah warga yang rumahnya rusak selamat,” kata Kepala Desa Badrain Romy Purwandi, kemarin.

Peristiwa alam puting beliung terjadi sekitar pukul 15.30 Wita. Saat hujan deras mengguyur Kecamatan Narmada. Romy mengatakan, angin besar tiba-tiba datang. Merusak genteng beserta atap rumah milik warga.

Bahkan, ada atap yang terbang hingga melewati lebih dari dua rumah. ”Warga sempat panik. Apalagi mereka yang atap rumahnya diterbangkan angin. Tapi, kita bersyukur tidak ada korban jiwa di peristiwa kemarin.

Romy mengatakan, dari pendataan sementara, baru ada sembilan rumah yang rusak. Ia masih menunggu laporan dari masing-masing kepada dusun. Apakah ada rumah warga lain yang mengalami hal serupa, selain di Dusun Medain.

”Semoga tidak ada lagi rumah yang rusak,” tuturnya.

Terkait dengan warga yang rumahnya rusak, Pemdes Badrain sudah meminta mereka untuk mengungsi. Di tetangga atau keluarga. Sebab, kerusakan yang ditimbulkan puting beliung kemarin masuk kategori rusak berat. Sehingga membutuhkan perbaikan cukup lama.

”Sudah kita minta untuk mengungsi sementara,” kata Romy.

Setelah puting beliung, Pemdes Badrain langsung mengontak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Berkoordinasi mengenai tindaklanjut bencana alam ini. Termasuk mengupayakan bantuan untuk warga yang terkena musibah.

Kata Romy, untuk saat ini warga membutuhkan terpal, tikar, maupun makanan cepat saji. Adapun untuk tenda, rencananya dipasang hari ini. Sebagai tempat tinggal sementara bagi warga.

”Untuk antisipasi kalau ada hujan pas malam nanti,” tandas Romy. (dit/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kolaborasi dan Pemasaran Digital Bantu Dongkrak Produk Produk Lokal

Delapan bulan lebih pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Situasi ini tidak hanya  berpengaruh pada sektor kesehatan, tapi juga dunia usaha. Meski kondisi sulit, beberapa UMKM masih mampu bertahan bahkan berkembang dengan sejumlah inovasi. Profesional, kolaborasi dengan berbagai pihak dan pemanfaatan teknologi digital jadi jurus yang banyak dipakai para UMKM lokal dalam mendongkrak penjualan produk-produk mereka.

Kisruh Aset Pemprov di Trawangan, Kejati Diminta Telusuri Aliran Dana

”Informasi dari kami banyak, Kejati juga banyak yang sudah didapatkan,” kata Koordinator Wilayah III KPK Aida Ratna Zulaiha.

Ekspor Ditutup, Ratusan Ribu BBL di NTB Tertahan di Penampungan

”Satu bulan saja tidak ada kejelasan, pasti ekspor ilegal terjadi. Barang yang tertahan sekarang itu kan duit semua,” kata Ketua Dewan Pembina Lombok Lobster Association (LLA) Mahnan Rasuli, Minggu (29/11/2020).

UMKM Lokal Bisa Pamer Produk di NTB Mall Offline

”Ini potensi pasar baru yang menjanjikan untuk menjual produk lokal,” ujar Fathurrahman, kepala Dinas Perdagangan NTB.

Guru Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan, Dikbud Lobar Masih Berhitung

”Iya, kami telah menerima arahan dari Pak bupati dan sedang kami tindak lanjuti,” kata Sekretaris Dinas Dikbud Lobar Khairuddin, pada Lombok Post, Minggu (29/11/2020).

Sumo Sale Nissan, Diskon Terbesar di Tahun 2020

"Promo diskon Sumo Sale ini untuk All New Nissan Livina promonya sampai akhir tahun," kata Branch Head Indomobil Nissan Sandubaya Ryo Hadiyanto pada Lombok Post, Minggu (29/11/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.
Enable Notifications    OK No thanks