alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Kedatangan Kapal Pesiar di Pelabuhan Gili Mas, Polisi Pastikan Tidak Ada Penolakan Warga

GIRI MENANG-Kedatangan kapal pesiar di tengah kegelisahan masyarakat akan virus korona banyak menuai pro kontra. Namun demikian, Kapolsek Lembar Ipda Boy Ari Purnomo memastikan sejauh ini tidak ada penolakan dari warga sekitar Pelabuhan Gili Mas. Kaitannya dengan kapal pesiar yang sandar di Pelabuhan Terbesar di NTB tersebut.

“Belum ada (penolakan),” terang Kapolsek Lembar kepada Lombok Post.

Jika pun ada pro kontra di tengah masyarakat, pihaknya mengaku akan tetap mengimbau warga untuk menggunakan cara yang baik menyampaikan pendapat. Misalnya dengan berdiskusi dengan pihak terkait. Baik pihak PT Pelindo, pemerintah kabupaten, maupun pemerintah provinsi.

“Kami akan sarankan kepada masyarakat untuk menggunakan adat ketimuran. Menggunakan hearing atau dialog di ruangan dengan pihak terkait,” ucapnya.

Warga menurutnya tidak harus melakukan aksi penolakan secara vulgar atau anarkis. Namun ia bersyukur sejauh ini belum ada aksi penolakan.

Mantan Wakapolsek Gerung ini menegaskan, masyarakat tidak perlu panik atau khawatir terkait kedatangan wisatawan kapal pesiar. Karena PT Pelindo III Pelabuhan Lembar maupun pemerintah daerah sudah menyiapkan tenaga kesehatan. Itu dilakukan untuk mengantisipasi virus korona masuk ke NTB melalui kapal pesiar.

“Kita percayakan saja kepada tenaga kesehatan. Kami di pihak Polsek Lembar siap menjamin keamanan di wilayah Pelabuhan Gili Mas,” tegasnya.

Senada dengan itu, Supriadi salah satu sopir kendaraan travel lokal di wilayah Lembar mengaku sejauh ini dirinya tidak merasa khawatir dengan isu virus korona. “Kami selaku warga aman-aman saja. Kami tidak khawatir sama sekali,” ucapnya.

Ia mempercayakan jika pemerintah tidak mungkin membiarkan virus korona masuk begitu saja melalui kapal pesiar. Pasti ada mekanisme yang akan dilalui sebelum kapal diizinkan bersandar di Pelabuhan Gili Mas. “Kami positif thingking,” cetusnya.

Namun untuk pengamanan dari anggota di Kopaja wilayah Lembar, pihaknya menyiapkan beberapa perlengkapan. Mulai dari masker hingga antiseptik. Namun para sopir travel memilih tidak memakai masker agar tidak membuat wisatawan merasa khawatir atau tidak nyaman.

“Takutnya turis takut. Kami juga tidak parno,” ucap Supriadi.

Para anggota travel lokal ini mengaku mereka menyiapkan jasa tour ke sejumlah wisatawan kapal pesiar. Mulai dari paket tour ke Senggigi, Sekotong, Pantai Kuta, Desa Sukarara, dan tempat yang lain.

“Paket tournya hanya setengah hari. Karena sore kapal pesiar ini sudah harus pergi lagi,” tandasnya.

Diketahui, dari keterangan General Manager PT Pelindo III Pelabuhan Lembar Baharuddin, Bulan Maret ini akan ada enam kapal yang sandar di Pelabuhan Gili Mas, Desa Labuan Tereng Lembar. Dua kapal sudah datang sejak Senin dan Selasa kemarin (10/3/2020) yakni MV Albatros dan MV Colombus.

“Empat sisanya akan datang menyusul sampai tanggal 25 Maret,” jelasnya. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Memenangkan Pilkada dengan Survei

ADALAH sahabat saya satu almamater, Denny JA, yang pertama kali memopulerkan survei untuk pemilihan umum melalui lembaganya yang bernama Lingkaran Survey Indonesia.  Baik untuk pemilihan Presiden, pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Kisah Wenri Wanhar, Lima Tahun Kaji Sejarah Borobudur

Borobudur bukan sekadar mahakarya untuk wisata atau ber-selfie ria. Tapi, secara tersembunyi merekam ajaran dan teknologi masa lampau. Wenri menemukan ajaran dan teknologi itu tersebar di pelosok Indonesia.

Lomba Kampung Sehat NTB Bangkitkan Semangat dan Kekompakan

WAKAPOLDA NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza mengunjungi dua Kampung Sehat di Sumbawa. Yakni Kampung Sehat Lingkungan Maras, Kelurahan Samapuin, di Sumbawa Besar, dan Kamung Sehat Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, di Pulau Moyo.

Pelibatan Tiga Pilar, Kunci Teggakkan Protokol Kesehatan

PENEGAKAN protokol kesehatan terus dimaksimalkan Polres Lombok Barat. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran tiga pilar.

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks