alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Baznas Diminta Bantu Tilar

GIRI MENANG-Penyakit tumor ganas yang menyebabkan benjolan di bola mata Tilar Negara, bocah 2,5 tahun asal Desa Giri Tembesi mendapat perhatian Plh Bupati Hj Baiq Eva Nurcahyaningsih Parangan. Didampingi Asisten III H Fathurrahim, Eva mengupayakan Pemda Lobar bisa membantu bocah malang yang kini terbaring di RSUD Tripat Gerung tersebut.

“Saya sudah telepon Direktur RSUD Tripat. Memang kalau untuk dirujuk ke Bali masih belum bisa karena kepesertaan BPJS Kesehatannya belum aktif,” terang dia kepada Lombok Post.

Eva pun mencoba meminta bantuan salah seorang anggota DPD Perwakilan NTB di pusat. Mengusahakan agar pihak BPJS Kesehatan memberikan dispensasi waktu keaktifan sebagai peserta bagi Tilar. Sayangnya, sistem yang ada memang tidak memungkinkan untuk itu. Karena sesuai Perpres 82 tahun 2018, kepesertaan bisa aktif 14 hari sejak dilakukan pendaftaran.

“Makanya yang bisa kami lakukan saat ini hanya berusaha menjaga kondisi Tilar stabil dirawat di RSUD Tripat sampai kepesertaannya aktif. Agar nanti dia bisa langsung dirujuk ke RS Sanglah Bali ketika kartunya sudah aktif,” jelasnya.

Informasi dari pihak BPJS Kesehatan kepada Lombok Post, kepesertaan Tilar baru bisa aktif 21 Februari mendatang. Otomatis butuh waktu sekitar sembilan hari lagi bagi Tilar untuk dirawat di RSUD Tripat. Pihak rumah sakit dijelaskannya memberikan pelayanan ekstra agar kondisi tubuh Tilar tetap stabil dan bugar.

“Kami khawatir juga terjadi sesuatu pada Tilar selama penantian ini,” ucap mantan Camat Gerung tersebut.

Selain itu, Eva juga mengaku Pemda akan mengupayakan untuk menyiapkan rumah singgah bagi keluarga Tilar saat dirujuk ke RS Sanglah Bali. Karena, informasi yang ia terima dari Asisten III Setda Lobar H Fathurrahim, saat ini Lobar belum memiliki rumah singgah di Bali.

“Rumah singgah ini sangat penting. Karena kami di Lobar sudah kerja sama dengan RS Sanglah Bali untuk rujukan. Jadi banyak warga Lobar yang dirujuk ke sana membutuhkan rumah singgah,” jelasnya.

Rumah singgah juga menurutnya tidak harus dibangun dari awal di lahan milik Pemda. Itu bisa dengan menyewa rumah yang ada di Bali atau mengontrak rumah yang ada di sana. “Lobar perlu punya rumah singgah,” cetusnya.

Senada dengan Eva, Asisten III Lobar H Fathurahim mengaku pihaknya akan memberi perhatian kepada Tilar. Ia akan berkoordinasi agar Baznas Lobar bisa membantu bocah malang ini. “Ini sangat layak dibantu oleh Baznas. Meskipun jumlahnya mungkin tidak banyak, tapi Baznas bisa memberikan bantuan,” jelasnya.

Ketua Baznas Lobar TGH Muchlis Ibrahim yang dihubungi terpisah mengaku pihaknya juga siap membantu Tilar Negara. Dengan catatan ada surat permohonan bantuan dari keluarga yang bersangkutan atau pemerintah desa.

“Itu akan menjadi dasar bagi kami memberikan bantuan. Kalau ada surat keterangan dokter, dan permintaan dari yang bersangkutan, pasti kami bantu.Itu sudah menjadi kewajiban kami,” tandasnya. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks