alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

 

HAMDANI WATHONI, Giri Menang

 

Sepekan terakhir, Sungai Dodokan menjadi perbincangan di media sosial. Semenjak foto-foto keindahan sungai ini beredar. Warga beramai-ramai memposting gambar Sungai Dodokan yang diambil dari atas perahu.

Ya, kini keindahan Sungai Dodokan bisa dinikmati siapapun. Semenjak Siali, warga Desa Taman Ayu menyediakan jasa sewa perahu untuk menyusuri sungai ini.

Warga berbondong-bondong bersama keluarganya datang ke tempat ini. Mereka naik perahu mengelilingi sungai yang membentang dari Desa Taman Ayu menuju Desa Kebon Ayu tersebut.

“Sudah seminggu ini selalu ramai yang datang. Bahkan sampai Magrib. Terpaksa kita stop,” ujar Siali kepada Lombok Post, kemarin (12/7).

Idenya tercetus setelah melihat keindahan Sungai Dodokan. Sungai ini menurut Siali, memiliki air yang tenang dan bersih. Kemudian pemandangan perbukitan hingga perkebunan yang mengelilinginya sangat menakjubkan. Atas dasar itulah, ia sejak dua bulan lalu berniat membeli perahu dengan uang pribadi.

Pria yang bekerja sebagai penyedia bahan bakar untuk kapal penyeberangan di Pelabuhan Lembar dan Kayangan ini, ingin menikmati keindagan Sungai Dodokan dengan perahu saat sedang libur. Tak disangka, banyak warga yang juga ingin menikmati keindahan sungai ini. “Akhirnya saya pasang tarif Rp 5 ribu untuk warga yang mau naik perahu keliling sungai ini,” akunya.

Para penumpang diajak berkeliling dari rute Desa Taman Ayu menuju Jembatan Kembar Desa Kebon Ayu berbatasan dengan Desa Lembar. Kemudian mereka diajak memutar ke kawasan Mangrove dekat pesisir Pantai Endok.

Udara segar, pemandangan hijau, serta awan putih di bawah langit biru seketika membuat mata segar dan pikiran tenang. Apalagi ketika sore hari, pemandangan mata hari terbenam menjadi bonus yang luar biasa untuk dipandang.

Warga yang menaiki perahu ini pun akhirnya tak melewatkan kesempatan mengabadikan momen tersebut. Jadilah Sungai Dodokan viral di media sosial. “Sekarang warga Ampenan Mataram, orang dari Praya Lombok Tengah, juga datang,” tutur Siali.

Karena masih promosi, harganya masih sangat terjangkau. Namun Siali berencana melengkapi penumpang dengan pelampung agar mereka aman. “Baru tahap percobaan. Tapi sudah ramai,” katanya.

Dalam sehari, ia bisa mengantongi Rp 200-300 ribu rupiah. Ia mempekerjakan warga setempat untuk menjadi “nakhoda” perahu. Jika wisata keliling Sungai Dodokan ke depan semakin ramai, Siali berencana menambah satu perahu lagi.

“Kami ingin Sungai Dodokan ini bisa membawa berkah bagi warga sekitar dengan menjadi spot wisata. Harapan kami bisa dibantu pemerintah desa, kabupaten, atau provinsi untuk pembangunan dermaga,” harapnya. (*/r3)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

BRI Dorong Loyalitas Nasabah dan Pengembangan UMKM

Acara Panen Hadiah Simpedes BRI kembali digelar untuk masyarat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks