alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Dua Puskesmas Direlokasi Minggu Ini

GIRI MENANG-Gedung baru Puskesmas Penimbung dan Puskesmas Perampuan siap ditempati. Menyusul serah terima yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan Lombok Barat dan pihak rekanan. Rencananya, relokasi Puskesmas Penimbung maupun Puskesmas Perampuan akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Minggu ini sudah mulai kita pindah,” terang Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Lobar Zulkifli.

Proses pindah dari gedung lama ke gedung baru akan dilakukan bertahap. Untuk minggu ini, Zulkifli menjelaskan proses relokasi difokuskan untuk pemindahan barang-barang serta alat kesehatan di Puskesmas.

Sementara pelayanan kemungkinan masih dilakukan di lokasi gedung Puskesmas lama. Setelah semua barang maupun dokumen secara keseluruhan telah dipindahkan, maka otomatis pelayanan sudah mulai dilakukan terhintung minggu depan di gedung Puskesmas baru.

“Minggu berikutnya baru mungkin pelayanan bisa dilakukan di gedug baru. Karena pengerjaan gedung baru ini sudah 100 persen. Air listrik, IPAL serta pengolahan limbah medisnya sudah tersedia,” lanjut Zul.

Bahkan, Puskesmas Perampuan dan Penimbung juga tahun ini akan dilengkapi dengan pembangunan rumah dinas bagi dokter dan paramedis perawat atau bidan. Karena sesuai aturan Kementerian Kesehatan, Puskesmas yang sudah terakreditasi harus dilengkapi dengan rumah dinas. Ini untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami masih berkoordinasi dengan konsultan untuk membangun rumah dinas di Puskesmas. Tahun ini akan dibangun,” ucapnya.

Sementara Kepala Puskemas Penimbung Lalu Wirawan mengaku pihaknya masih menunggu arahan langsung dari Dinas Kesehatan untuk relokasi ke gedung baru. Meskipun, kondisi gedung lama saat ini memang sudah sangat tidak representatif untuk memberikan pelayanan pascadiguncang gempa. Sejumlah bangunan atau ruangan Puskesmas Penimbung rusak berat diguncang gempa. Sehingga pelayanan sempat dilakukan di tenda darurat.

“Ini saja kami pakai gudang untuk jadi ruangan. Kalau hujan, air kali naik sampai ke dalam ruangan,” ujar Miq Wir, sapaannya.

Ia berharap, dengan relokasi ke gedung baru Puskesmas Penimbung yang ada di Desa Mambalan, pelayanan bisa lebih baik dan membuat masyarakat bisa lebih nyaman. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks