alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Polres Lobar Gelar Nyongkolan Massal

GIRI MENANG-Tingginya kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di jalan raya membuat Satlantas Polres Lombok Barat (Lobar) melakukan berbagai upaya pencegahan. Salah satunya yakni menggelar acara nyongkolan massal melibatkan puluhan pasangan sekaligus.

“Nyongkolan massal ini merupakan acara puncak Milenial Road Safety Festival. Sesuai jadwal akan kami laksanakan tanggal 3 Maret di sekitar kawasan Polsek Gerung,” terang Kasatlantas Polres Lobar Iptu Lalu Panca Warsa.

Sebelum nyongkolan massal dilaksanakan, terlebih dulu ada isbat nikah 52 pasangan tanggal 21 Februari mendatang. Bekerja sama dengan Pengadilan Agama Giri Menang, puluhan pasangan ini akan dibagikan buku dan akta nikah. Karena, dari hasil pendataan pihak Polres Lobar, pasangan ini masih belum memiliki dokumen pernikahan meski sudah menikah beberapa tahun.

“Kenapa kami pilih acara nyongkolan massal, ini untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat bagaimana budaya nyongkolan yang seharusnya. Nyongkolan itu adalah adat budaya suku Sasak yang sangat baik,” terang Panca, sapaannya.

Sayangnya, selama ini aksi nyongkolan sering diwarnai kericuhan akibat pergeseran budaya. Misalnya menggunakan kecimol dan semacamnya. Ini tak jarang menyebabkan gangguan Kamtibmas hingga gangguan lalu lintas. “Makanya kalau nyongkolan massal nanti, kami menggunakan gendang beleq dan hadrah,” cetus mantan Kapolsek Selong tersebut.

Gendang beleq maupun hadrah dikatakan sebagai warisan budaya masyarakat Sasak. Selama ini, tidak pernah ada perkelahian saat acara nyongkolan ketika warga diiringi gendang beleq. Sehingga, suasana nyongkolan yang berjalan tertib lalu lintas dan tertib Kamtibmas inilah yang akan kembali diwujudkan.

Sementara Kapolres Lobar AKBP Heri Wahyudi menjelaskan rangkaian kegiatan Milenial Road Safety Festival ditujukan untuk menekan fatalitas lakalantas. Kegiatan ini melibatkan ribuan pelajar dan masyarakat kalangan umum. Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa rangkaian kegiatan. Mulai dari jalan sehat, touring, dan safety riding yang telah digelar Sabtu (9/2) hingga puncak acara nyongkolan massal.

“Kegiatan ini bertujuan mengingatkan kalangan remaja milenial pentingnya tertib berlalu lintas. Khususnya yang lahir tahun 2.000 ke atas,” terang Heri. (ton/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)
Enable Notifications    Ok No thanks