alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Target Pajak Dipangkas 50 Persen, PAD Lobar Turun Drastis

GIRI MENANG-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Barat (Lobar) memangkas target pajak hotel dan restoran. ”Masing-masing 50 persen dan sekitar 30 persen,” kata Bapenda Lobar H Akhmad Saikhu.

Pajak hotel, yang semula sebesar Rp32 miliar turun menjadi Rp15,6 miliar. Pajak restoran dari Rp22 miliar dikoreksi hingga Rp15,3 miliar. Target pajak baru ini nantinya masuk dalam APBD Perubahan.

Kata Saikhu, penurunan pajak terbesar di sektor hotel. Adapun restoran, target barunya tidak dikoreksi terlalu dalam. Alasannya, meski di masa pandemi covid, sejumlah restoran maupun rumah makan masih cukup ramai dikunjungi.

Di masa adaptasi baru sekarang, pertumbuhan kunjungan hotel maupun restoran diharapkan Bapenda terus meningkat. ”Bisa bangkit kembali. Jadi pemasukan untuk daerah tetap terjaga,” ucap Saikhu.

Penurunan target pajak tak lepas dari pandemi covid. Semasa pandemi, terjadi penurunan okupansi di nyaris seluruh hotel. Begitu juga untuk kunjungan ke restoran dan rumah makan. Karena itu, adaptasi baru yang dimulai sebulan terakhir, diharapkan bisa menaikkan kembali okupansi.

Koreksi target pajak hotel dan restoran berimbas pada pendapatan asli daerah (PAD) Lobar. Tetapi, penurunannya tidak akan terlalu dalam. Beberapa sumber pendapatan masih tetap pada posisi semula atau turun tidak terlalu signifikan.

Misalnya, pendapatan dari retribusi sekitar Rp3 miliar. Capaiannya hingga Juli kemarin, selisihnya tidak terlalu jauh. Jika dibandingkan periode serupa di tahun lalu.

Ada juga pajak bumi dan bangunan (PBB). Targetnya masih Rp21 miliar. Kata Saikhu, PBB menjadi potensi terbesar pemasukan daerah. Meski di masa pandemi. Perhitungannya juga sudah pasti. Dilihat dari jumlah SPPT yang sudah dicetak.

”PBB ini kan self assesment sifatnya. Potensinya sudah terlihat jelas dari SPPT yang tercetak,” jelas Saikhu.

Hingga bulan lalu, capaian PBB mencapai sekitar Rp2,8 miliar. Masih jauh dari target. Meski sedikit, realisasi tahun ini, sama seperti tahun lalu di bulan yang sama. ”Kalau PBB, biasanya akan meledak saat jatuh tempo nanti,” imbuhnya.

Soal target PAD yang tidak turun terlalu dalam, DPRD Lobar sempat melontarkan keraguan. Menanggapi itu, Saikhu menyebut akan memaksimalkan pemasukan dari PBB. Juga Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, dengan target Rp23 miliar. Yang hingga Juli sudah terealisasi Rp6,3 miliar.

”Makanya semua pegawai kita ini turun. Lakukan pendampingan ke UPT. Tiap hari turun untuk PBB, termasuk di akhir pekan,” tandas Saikhu. (dit/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks