alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Desa Dasan Tereng Bagikan Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona

GIRI MENENANG-Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Anggaran Dana Desa (DD) mulai dilakukan di Lombok Barat (Lobar). Penyaluran perdana dilaunching di Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Kamis (14/5).

“Kami lakukan dengan transparan. Berapa jumlah penerima dan pagu anggaran kami sampaikan ke masyarakat,” ujar Kepala Desa Dasan Tereng, Dedi Satrianto sesaat sebelum penyaluran BLT yang dilaunching Assisten I Setda Lobar Agus Gunawan.

Pagu anggaran DD untuk Desa Dasan Tereng sebesar Rp 1.138.77.000. Sementara yang diambil jadi BLT sebesar Rp 341.483.100. Anggaran tersebut diberikan untuk 189 Kepala Keluarga (KK).

Asisten I Setda Lobar Agus Gunawan mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dalam setiap proses penyaluran bantuan. “Jangan demo. Jangan ribut ribut, nanti bagi yang belum kebagian ada pendataan lagi,” ucap Agus mengimbau warga.

Covid-19, kata Agus sangat berdampak kepada masyarakat karena muncul kemiskinan baru. Sekitar 1.700 orang pegawai hotel dirumahkan. Itu artinya tidak hanya kemiskinan lama tapi ada kemiskinan baru. “Sebagai orang yang beriman kita harus bersabar dengan mengambil hikmahnya di balik ujian ini,” kata Agus.

Saat ini, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa semua dananya dialihkan untuk penanganan Covid-19. Untuk BLT yang bersumber dari 116 Desa di Lombok Barat angka kumulatif sebesar Rp 93illiar ditujukan untuk 29.544 Kepala Keluarga (KK). Di Desa Dasan Tereng sendiri ada  Rp 341.483.100 digelontorkan untuk 189 KK

Untuk itu, Agus kembali mengajak masyarakat untuk bersabar bagi yang belum mendapatkan bantuan. Bantuan tidak hanya dari desa, melainkan dari banyak sumber. Misalnya JPS Gemilang dari Provinsi NTB, JPS Mantap Kabupaten Lombok Barat, BLT Kementerian Sosial PKH,  BPNT, dan BLT dari Dana Desa.

“Jangan khawatir bagi yang belum dapat laporkan ke desa untuk diberikan bantuan secara berjenjang. Penyaluran BLT di hari pertama ini harus tepat sasaran, transparan dan tidak ada masalah,” pungkasnya. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

Sebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks