alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

KMP Dharma Rucita Nyaris Karam, Penyeberangan Lembar-Padangbai Terganggu

GIRI MENANG-KMP Dharma Rucitra III yang bergerak dari arah Pelabuhan Lembar Lombok ke Pelabuhan Padangbai Bali mengalami kecelakaan Jumat malam (12/6). Saat hendak sandar, kapal justru miring ke arah kiri dan membuatnya nyaris tenggelam di sekitar area Dermaga II Pelabuhan Padangbai. Kejadian ini membuat penyeberangan Lembar-Padangbai terdampak.

“Terjadi penumpukan kendaraan truk yang mengangkut muatan dari arah Lembar ke Bali. Kapal (yang menyeberang) jadi terkendala karena di Padangbai hanya satu dermaga yang berfungsi,” jelas Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Lembar Iptu Made Dharma kepada Lombok Post, Minggu (14/6).

Diketahui,  KMP Dharma Rucitra III berangkat dari Pelabuhan Lembar Jumat sekitar pukul 17.30 Wita. Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Padangbai Bali sekitar Pukul 21.50 Wita. Saat berada di perairan Dermaga 2 Pelabuhan Padangbai, kapal melakukan manufer untuk sandar. Sayangnya, kapal tersebut mengalami kemiringan diduga akibat lambung kapal bocor. Sehingga air laut masuk ketika kapal hampir berhasil sandar.

Kapal mengalami kegagalan mesin sehingga lambung kapal menyetuh dasar Dermaga II Pelabuhan Padangbai. Adapun jumlah penumpang yang di evakuasi sbanyak 60 orang. “Itu total include bukan penumpang saja. Supir, kernet, ABK, syukurnya tidak ada korban jiwa,” jelas Kapolsek.

Hingga Minggu siang kemarin, kapal masih belum bisa dievakuasi. Di dalamnya ada sejumlah kendaraan minivbus, sepeda motor dan beberapa truk pengangkut barang. Rinciannya, delapan unit tronton, 10 unit truk besar, tiga truk sedang, tiga kendaraan mini bus dan delapan sepeda motor.

Penyeberangan dari Pelabuhan Lembar ke Pelabuhan Padangbai Bali untuk sementara masih menggunakan satu dermaga. Sehingga antrean sejumlah kendaraan yang pengangkut barang terlihat menumpuk di parkiran Pelabuhan Lembar. Namun kondisi penumpukan menurut Made Dharma mulai terurai dan berangsur normal.

Senada dengan itu, Koordinator BPTD Pelabuhan Lembar Nelson juga membenarkan kecelakaan yang dialami KMP Dharma Rucitra III berdampak pada arus penyeberangan. “Lembar masih buka tutup, belum normal,” terangnya.

Akibat penyeberangan yang semula menggunakan dua dermaga, kini hanya satu yang bisa dioperasionakan di Pelabuhan Padangbai. Sehingga pihak Pelabuhan Lembar pun harus menyesuaikan kapal yang berangkat. Agar tidak terjadi penumpukan antrean di tengah laut untuk kapal yang sandar di Pelabuhan Padangbai Bali. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks