alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Fasilitator Kiriman BPBD NTB Dikeluhkan

GIRI MENANG-Progres pembangunan rumah korban gempa terbilang masih lamban. Akibat berbagai kendala dihadapi. Salah satunya yakni keberadaan fasilitator yang bertugas mendampingi warga membangun rumahnya. Kepala Pelaksana BPBD Lobar M Najib mengaku ada beberapa fasilitator yang kurang memahami perannya.

“Tingkat sumber daya fasilitator yang diturunkan BPBD Provinsi ini masih kurang,” ungkapnya kepada Lombok Post usai melaksanakan ibadah salat Jumat di masjid Pemda Lobar, kemarin (15/2).

Hasil seleksi terhadap perekrutan fasilitator masih belum memuaskan. Karena banyak fasilitator yang justru membutuhkan pembinaan dari pemerintah daerah. Padahal, mereka yang seharusnya mengambil peran melakukan pembinaan terhadap kelompok masyarakat yang sudah dibentuk. Baik dari segi administrasi hingga pertanggung jawaban.

“Mungkin karena ada dari jurusan hukum, jurusan ilmu sosial atau lainnya yang direkrut. Tidak dari jurusan teknik seperti yang seharusnya dibutuhkan,” bebernya.

Dampaknya, percepatan pembangunan rumah korban gempa akhirnya terkesan lamban. Dikarenakan, fasilitator yang harusnya membina Pokmas justru dibina dari awal oleh tim teknis dari Pemda Lobar maupun BPBD Lobar. Tambahan fasilitator yang direkrut BPBD Provisi NTB masih rendah dibandingkan dengan fasilitator yang sudah direkrut lebih awal. “Bahkan ada fasilitator yang di wilayah Sekotong lari,” bebernya tersenyum.

Dalam artian, fasiliatator meminta pindah wilayah kerja. Karena merasa tidak sanggup mendampingi masyarakat korban gempa yang ada di wilayah tersebut. Akibat fasilitator tersebut tidak punya kecapakan memberikan pendampingan kepada masyarakat.

Beruntung, Najib mengaku pihaknya cukup terbantu dengan aparat TNI yang juga terjun mendampingi Pokmas.  Sejauh ini perbaikan rumah korban gempa yang sudah siap huni dari keterangan Najib baru nencapai sekitar 70 unit. Itu merupakan rumah yang dibangun tahap pertama dari 379 warga yang menerima rekening paling awal. Ditanya terkait apakah target Bulan maret bisa diwujudkan, ia mencoba menghindar. “Kalau ibarat motor, saat ini kami sudah lari kecepatan 300. Yang penting kita bekerja maksimal dulu,” jelasnya.

Meski sumber daya fasilitator diungkapkan Kepala BPBD Lobar sebagian besar masih rendah, namun ada juga yang sudah lancar membantu masyarakat korban gempa. Misalnya di wilayah Narmada. Kepala Desa Selat Sabudi mengaku peran fasilitator cukup vital membantu warganya membangun rumahnya kembali. “Kalau di sini, Alhamdulillah fasilitator banyak membantu kami. Sehingga banyak warga kami yang sudah mulai mebangun sekarang,” ujarnya kepada Lombok Post menunjukkan sejumlah RISHA maupun RIKO yang sedang dalam tahapan pembangunan. (ton/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks